Difference between Surety Bond and Bank Guarantee


Perbedaan Surety Bond dan Bank Garansi

Ternyata masih banyak kontraktor yang belum paham perbedaan antara Surety Bond dan Bank Garansi.

Sebagai broker asuransi resmi kami ingin memberikan penjelasan yang lebih lengkap untuk Anda, semoga penjelasan ini bermanfaat.

Bank garansi sering dikelompokkan sebagai bagian dari pinjaman bank sebagai ketentuan yang menjanjikan bahwa jika peminjam gagal membayar kembali pinjaman, bank akan menanggung kerugian tersebut. 

Seperti yang mungkin anda sudah ketahui bahwa surety Bond adalah instrumen utang yang memungkinkan investor untuk meminjamkan uang kepada perusahaan atau lembaga pemerintah dengan imbalan sejumlah bunga yang diperoleh selama masa obligasi. Obligasi pada dasarnya adalah pinjaman yang dikeluarkan oleh suatu entitas dan diinvestasikan oleh investor luar.

Perlu diketahui bahwa Bank Garansi (Bank Guarantee) dan Surety Bonds adalah sama-sama bertujuan untuk melindungi pihak-pihak yang terlibat dalam sebuah kontrak bisnis. 

Namun, secara teoritis, sebenarnya ada perbedaan yang sangat besar antara keduanya. Bank Garansi, sama seperti letter of credit (L/C), merupakan salah satu cara untuk melakukan transfer payment. 

Sedangkan Surety Bond termasuk salah satu jenis asuransi untuk perlindungan dari risiko wanprestasi kontrak.

Bank Garansi (Bank Guarantee)

Bank Garansi menjamin kepastian realisasi transfer uang sesuai perjanjian dari pembeli kepada penjual. 

Daripada mengirim pembayaran langsung kepada penjual, pembeli akan membuat Bank Garansi dan mengirimkannya kepada penjual. Setelah kontrak selesai dan barang dikirimkan, penjual akan memberikan Bank Garansi kepada bank untuk menerima pembayarannya.

Bank Garansi bukanlah instrumen utang atau pinjaman. Ini adalah jaminan oleh lembaga pemberi pinjaman bahwa bank akan menanggung biaya jika peminjam gagal membayar kewajiban atau kewajibannya. 

Bank Garansi seringkali merupakan ketentuan yang ditempatkan dalam pinjaman bank sebelum bank setuju untuk meminjamkan uang tersebut. 

Bank akan mengenakan biaya untuk jaminan tersebut. Jaminan bank mendorong perusahaan dan konsumen swasta untuk melakukan pembelian yang tidak akan mereka lakukan, yang meningkatkan aktivitas dan konsumsi bisnis dan memberikan peluang kewirausahaan.

Bank sering memberikan jaminan bank kepada individu atau pemilik bisnis yang ingin meminjam uang untuk membeli peralatan baru, misalnya. 

Melalui jaminan tersebut, bank bertanggung jawab atas debitur apabila gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Dengan kata lain, bank menawarkan untuk berdiri sebagai penjamin atas nama nasabah bisnis dalam suatu transaksi. Sebagian besar jaminan bank membebankan biaya yang sama dengan jumlah persentase kecil dari keseluruhan kontrak, biasanya, 0, 5% hingga 1, 5% dari jumlah yang dijamin.

Ada berbagai jenis jaminan termasuk jaminan pelaksanaan, jaminan penawaran, jaminan keuangan, dan jaminan pembayaran di muka atau ditangguhkan. 

Jaminan digunakan untuk berbagai alasan. Seringkali, mereka termasuk dalam pengaturan antara perusahaan kecil dan organisasi besar. Organisasi yang lebih besar dapat mencari perlindungan terhadap risiko rekanan dan akan meminta pihak yang lebih kecil untuk menerima jaminan bank sebelum bekerja.

Terkadang bank akan membutuhkan jaminan untuk memberikan jaminan. Ini bisa berupa perjanjian gadai untuk aset seperti saham, obligasi, atau rekening kas. Aset yang tidak likuid umumnya tidak dapat diterima sebagai jaminan.

Mengapa penjual dan pembeli memilih untuk melakukan pembayaran via Bank Garansi?

Biasanya di dalam sebuah kontrak ada kewajiban untuk pembayaran beberapa tahap, atau pembayaran justru baru akan diberikan setelah kontrak berakhir. 

Untuk memastikan bahwa pembeli dapat membayar secara keseluruhan, maka pembeli dapat menyimpan uangnya ke bank untuk diberikan kepada penjual sesuai perjanjian. 

Bagi penjual, Bank Garansi dianggap lebih kredibel daripada perjanjian komersil biasa yang hanya melibatkan dua pihak.

Surety Bond

Surety bond didefinisikan sebagai perjanjian tiga pihak yang secara hukum mengikat bersama prinsipal yang membutuhkan obligasi, obligee yang membutuhkan obligasi, dan perusahaan surety yang menjual obligasi tersebut. Obligasi menjamin prinsipal akan bertindak sesuai dengan hukum tertentu. Jika prinsipal gagal melakukan dengan cara ini, obligasi akan menanggung kerusakan atau kerugian yang diakibatkannya.

Meskipun sering luput dari perhatian, surety bond memainkan peran utama dalam industri yang tak terhitung jumlahnya di seluruh Amerika. Jika Anda membaca artikel ini, Anda mungkin pernah mendengar tentang surety bond tetapi masih bingung tentang tujuan pastinya. Anda tidak sendirian. Bahkan mereka yang dituntut oleh hukum untuk terikat sering salah memahami ikatan kepastian.

Surety Bond adalah produk dari perusahaan asuransi yang dirancang untuk melindungi salah satu pihak dari risiko wanprestasi. Contohnya, jika sebuah perusahaan mengadakan kontrak dengan perusahaan kontraktor untuk membangun sebuah hotel.

Untuk memastikan perusahaan kontraktor itu melaksanakan tugasnya sesuai kontrak, maka perusahaan dapat memintanya untuk menyerahkan Surety Bond. 

Seandainya kemudian kontraktor gagal memenuhi kontrak, maka perusahaan dapat meminta kompensasi kepada lembaga penjaminan. 

Sebaliknya, kontraktor juga bisa meminta Surety Bond untuk mencegah kemungkinan pihak perusahaan yang mangkir bayar setelah kontrak terpenuhi.

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa Bank Garansi dan Surety Bond memiliki fungsi berbeda bagi pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak bisnis. 

Namun, banyak pihak saat ini menyamakan Surety Bond dan Bank Garansi. Beragam pilihan produknya lazim diterbitkan oleh perbankan, perusahaan asuransi, dan lembaga penjaminan yang bekerjasama dengan perbankan.

Agar tidak kecewa dengan transaksi Bank Garansi dan Surety Bond, apa yang perlu dilakukan? 

Karena fungsi Bank Garansi dan Surety Bond sangat penting di dalam sebuah transaksi pekerjaan konstruksi dimana jika jaminan yang disediakan tidak sesuai dengan yang diminta maka akan berakibat kontrak menjadi batal.

Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati sejak dari awal proses penerbitan Jaminan bank garansi. Ketika Anda membutuhkan Jaminan Tender hubungilah perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Terus terang, belakangan ini banyak perusahaan yang mengaku seperti broker yang menawarkan Jaminan bank garansi dan asuransi garansi akan tetapi perusahaan tersebut ternyata tidak terdaftar di OJK.

Untuk membuktikannya silahkan Anda cek nama perusahaan tersebut di link ini. di website Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Pialang Reasuransi Indonesia (APPARINDO) atau di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika nama perusahaan tersebut tidak ada, maka mereka bukan perusahaan broker asuransi resmi.

Apa resikonya jika Anda tidak menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di OJK?

  1. Anda tidak mendapatkan pelayanan dari ahli asuransi resmi yang mempunyai sertifikat keahlian yang diakui oleh OJK dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Departemen Tenaga Kerja (BNSP)
  2. Ketika broker illegal itu melakukan kesalahan maka Anda tidak mendapatkan perlindungan asuransi. Sementara perusahaan broker asuransi resmi wajib mempunyai asuransi Professional Liability yang akan melindungi Anda sebagai nasabahnya jika terjadi kesalahan dari broker asuransi.
  3. Anda tidak mendapat kepastian penggantian jika terjadi dispute dengan broker asuransi ilegal karena tidak ada kepastian tentang kemampuan keuangannya. Sementara broker asuransi mempunyai modal disetor wajib sebesar Rp. 3 milyar yang sewaktu-waktu siap dicairkan jika mereka gagal dalam menjalankan usahanya. 
  4. Broker asuransi resmi diawasi secara ketat oleh OJK, minimal 4 bulan sekali harus mengirimkan laporan resmi tentang kondisi perusahaan.

https://www.investopedia.com/ask/answers/060215/what-difference-between-bank-guarantee-and-bond.asp

 

Ingin bertanya ke Call Center L&G Risk?

Coba langkah-langkah selanjutnya berikut:
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  
Hubungi kami melalui
Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)

Whatsapp Kami 0811-8507-773 

   Kembali ke Glosari Asuransi
FREE Consultation
0812-8401-9840
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Contact the Expert
0812-8401-9840
Call Center 24/7
0811-8507-773
Hi...
OJK Registered KEP-667/KM.10/2012
Or
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Hi...
Or
OJK Registered KEP-667/KM.10/201
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Thank You
We will call you immediately
Thank You
We will call you immediately