Cash flow adalah darahnya perusahaan. Semakin lancar, semakin sehat. Kontraktor yang bijak, pandai menjaga cashflow agar tetap aman. Salah satunya dengan mengurangi dana yang tertahan di bank untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan operasional perusahaan.

Misalnya, dana untuk penerbitan jaminan tender (bid bond), jaminan pelaksanaan (performance bond), jaminan uang muka (payment bond) dan jaminan lainnya. Kalau dijumlahkan dana yang tidur untuk penerbitan semua jaminan itu, bisa sangat besar.

Apa lagi kalau perusahaan aktif mengajukan penawaran dan mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Bisa jadi sekitar 10% dana perusahaan mati di bank dan tidak bisa diputar.  Jangka waktu penahanan sangat lama, bisa enam bulan, setahun bahkan dua tahun.

Bayangkan jika dana itu digunakan untuk operasi, sudah berapa kali dana itu berputar, berapa keuntungan yang bisa dihasilkan? Benar, bank memberikan imbalan berupa bunga, tapi jika dibandingkan dengan kehilangan keuntungan karena tidak bisa memutar dana itu, pasti ruginya jauh lebih besar.

Itulah yang menyebabkan kini semakin ramai perusahaan memanfaatkan produk Kontra Bank Garansi. Produk jaminan hasil kolaborasi antara asuransi dan bank. Yang menerbitkan jaminan sertifikat adalah bank tapi dana yang ditahan adalah dana milik perusahaan asuransi.

Bukan dana milik perusahaan (principal). Istilah lain, asuransi meminjamkan “collateral” kepada perusahaan. Perusahaan dapat bernapas lega karena dananya tidak ditahan oleh bank. Kalaupun ada tapi jumlahnya sangat sedikit.  

Biaya yang dikeluarkan untuk penerbitan Kontra Bank Garansi relatif kecil. Ada dua biayanya, biaya premi asuransi dan biaya bank. Besarnya sekitar 5% pertahun tergantung dari kondisi perusahaan dan hasil negosiasi dengan asuransi dan bank. 

Kontra Bank Garansi memang sangat bermanfaat bagi kontraktor. Tapi sayangnya tidak mudah mendapatkannya. Karena harus mengawinkan dua lembaga yang berbeda, Asuransi dan Bank. Ada asuransi yang mau tapi bank tidak bisa. Demikian pula sebaliknya. Kalaupun dapat yang kedua-duanya bisa tapi biayanya terlalu tinggi.

Solusinya adalah dengan menggandeng perusahaan Broker Asuransi yang berpengalaman. Karena mereka memahami betul seluk-beluk jaminan/garansi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, mempunyai hubungan yang baik dengan banyak perusahaan asuransi.

Demikian juga dengan bank. Mampu bernegosiasi dengan asuransi dan bank pada saat yang  bersamaan. Broker asuransi  mempunyai team yang setiap saat dapat bertemu dengan pejabat asuransi dan bank.

Mereka sangat lincah ketika ada dokumen yang kurang atau ada perubahan. Mereka mampu mencari solusi yang tepat.

Dengan demikian proses penerbitan dokumen,  sangat efisien dan cepat. Salah satu indikasi broker asuransi yang tepat adalah mereka terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka senantiasa berada di bawah pengawasan OJK.

Kalau memakai jasa broker asuransi bukannya bertambah mahal? Tidak. Jasa Broker Asuransi gratis. Semua biaya operasional broker sudah termasuk di dalam premi/fee yang bebankan. Justru dengan memakai jasa broker asuransi malah biaya menjadi lebih efisien karena mereka “jago” bernegosiasi dengan bank dan asuransi.  

Yang lebih penting, kalau terjadi wan prestasi/klaim broker asuransilah yang bekerja memproses pencarian dan penyelesaian. 

Jika anda memerlukan jaminan Bank Garansi apapun, saya sangat sarankan anda menghubungi L&G Risk Services. Broker asuransi yang sudah berpengalaman. Melayani ribuan sertifikat jaminan/garansi setiap tahunnya. Mereka mampu pemproses setiap jaminan dengan cepat, tepat, akurat dan sesuai dengan kontrak dengan biaya bersaing. 

Kenapa untuk Kontra Bank Garansi selalu menggunakan Perusahaan Broker Asuransi Resmi dari OJK?

Surety Bond, Bank Garansi dan Kontra Bank Garansi adalah produk jasa keuangan yang berisiko tinggi, rawan terhadap penipuan dan pemalsuan.

Oleh karena itu pemerintah sengaja membentuk lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengawasi setiap transaksi di industri keuangan termasuk termasuk di bidang perbankan dan asuransi sehingga tidak merugikan masyarakat.

Tentunya Anda masih ingat betapa banyak korban dari salah satu produk jasa keuangan seperti Pinjaman Online (Pinjol), investasi bodong, bank ilegal yang telah merugikan dana masyarakat triliunan rupiah.

Masalah serupa juga sering terjadi terjadi di bidang surety bond dan bank garansi yang juga telah menyebabkan kerugian besar karena jaminan yang diserahkan ternyata palsu. Sebagai bukti silahkan buka link ini “5 Kasus Surety Bond dan Bank Garansi Yang Menggemparkan”

Oleh karena itu semua pihak terutama Obligee harus selektif dalam menerima jaminan yang diserahkan oleh principal, pastikan itu diterbitkan oleh lembaga keuangan resmi dan diurus oleh perusahaan broker asuransi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Terus terang, saat ini banyak sekali perusahaan yang menawarkan jasa pengurusan Surety Bond dan Bank Garansi akan tetapi perusahaan tersebut tidak semuanya sudah terdaftar di OJK.

Untuk memastikan, anda perlu melakukan pengecekan sendiri ke website OJK dengan menuliskan nama perusahaan tersebut secara lengkap lalu tambahkan tulisan OJK di ujungnya, nah jika ada link OJK di nama perusahaan tersebut maka benar perusahaan itu adalah perusahaan resmi.

Apa manfaatnya dengan menggunakan perusahaan broker asuransi resmi?

Karena fungsi Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond) sangat penting di dalam sebuah transaksi pekerjaan konstruksi dimana jika Jaminan Pelaksanaan yang disediakan tidak sesuai dengan yang diminta maka akan berakibat kontrak menjadi batal.

Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati sejak dari awal proses penerbitan Jaminan Pelaksanaan. Ketika Anda membutuhkan Jaminan Pelaksanaan hubungilah perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apa resikonya jika Anda tidak menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di OJK?

  1. Anda tidak mendapatkan pelayanan dari ahli asuransi resmi yang mempunyai sertifikat keahlian yang diakui oleh OJK dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Departemen Tenaga Kerja (BNSP)
  2. Ketika broker illegal itu melakukan kesalahan maka Anda tidak mendapatkan perlindungan asuransi. Sementara perusahaan broker asuransi resmi wajib mempunyai asuransi Professional Liability yang akan melindungi Anda sebagai nasabahnya jika terjadi kesalahan dari broker asuransi.
  3. Anda tidak mendapat kepastian penggantian jika terjadi dispute dengan broker asuransi ilegal karena tidak ada kepastian tentang kemampuan keuangannya. Sementara broker asuransi mempunyai modal disetor wajib sebesar Rp. 3 milyar yang sewaktu-waktu siap dicairkan jika mereka gagal dalam menjalankan usahanya.
  4. Broker asuransi resmi diawasi secara ketat oleh OJK, minimal 4 bulan sekali harus mengirimkan laporan resmi tentang kondisi perusahaan.


ANDA BUTUH INFO LEBIH LENGKAP MENGENAI KONTRA BANK GARANSI? JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA

HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP – SMS)

website: lngrisk.co.id

E-mail: customer.support@lngrisk.co.id

Related Post

FREE Consultation
0812-8401-9840
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Contact the Expert
0812-8401-9840
Call Center 24/7
0811-8507-773
Hi...
OJK Registered KEP-667/KM.10/2012
Or
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Hi...
Or
OJK Registered KEP-667/KM.10/201
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Thank You
We will call you immediately
Thank You
We will call you immediately