Klausul Asuransi Konstruksi dan Engineering – MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media


Call Us
Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)

Klausul Asuransi Konstruksi dan Engineering – MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media


Original Clause

MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media

It is agreed and understood that otherwise subject to the terms, exclusions, provisions and conditions contained in the Policy or endorsed thereon, cover shall be extended to include deterioration of raw materials, intermediate, or finished products or operating media specified with a separate sum insured in the List of Material Insured attached to the Policy, the following conditions being applicable:

Deterioration of insured items is covered only if actually caused by an indemnifiable interruption or interference in the operation of a plant item specified in the List of Machinery and Plant Insured, and provided that such interruption or interference exceeds the agreed minimum period mentioned in the List of Material Insured.

The sum insured for each insured product or material shall be the amount required to replace the insured material by material of a similar kind and quality or to newly manufacture it.

The amount of indemnity payable for deterioration is limited to: the percentage stated for each item in the List of Material Insured, the amount required to replace the damaged material by material of a similar kind and quality or to newly manufacture it, such amount not to exceed the obtainable sales price, or in the case of unfinished products manufactured or processed by the Insured the market sales price of the finished products less the manufacturing or processing costs still to be incurred, less any amount obtained by way of salvage

For products in a deliverable state and saleable, the indemnity payable shall be limited to the market sales price according to the actual market situation at the time of the commencement of deterioration less any costs which will be saved by virtue of the insurance claim.

For products such as beet roots, sugar cane or potatoes, which cannot be replaced, the indemnity payable shall be limited to the purchase cost.

If, at the time of loss occurrence, the sum insured is less than the actual value of the item(s) insured, the amount payable shall be reduced in the proportion the sum insured bears to the actual value

The amount payable in accordance with Nos 3, 4 and 5 shall be reduced by the agreed deductible. (A time excess for loss or damage due to deterioration does not apply.)

Terjemahan Bebas

MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media

Disepakati dan dipahami bahwa jika tidak tunduk pada syarat, pengecualian, ketentuan dan ketentuan yang terkandung dalam Polis atau disahkan di atasnya, pertanggungan harus diperpanjang untuk mencakup kerusakan bahan mentah, produk setengah jadi, atau produk jadi atau media operasi yang ditentukan dengan uang pertanggungan terpisah. dalam Daftar Tertanggung Material yang dilampirkan pada Polis, ketentuan berikut ini berlaku:

Kerusakan barang-barang yang diasuransikan hanya ditanggung jika benar-benar disebabkan oleh gangguan atau gangguan yang dapat diganti rugi dalam pengoperasian barang pabrik yang ditentukan dalam Daftar Mesin dan Pabrik yang Diasuransikan, dan dengan ketentuan bahwa gangguan atau gangguan tersebut melebihi periode minimum yang disepakati yang disebutkan dalam Daftar Perusahaan. Material Diasuransikan.

Uang pertanggungan untuk setiap produk atau bahan yang diasuransikan adalah jumlah yang dibutuhkan untuk mengganti bahan yang diasuransikan dengan bahan yang sejenis dan kualitasnya atau untuk membuatnya baru.

Jumlah ganti rugi yang dibayarkan untuk kerusakan terbatas pada:

persentase yang tertera untuk setiap item dalam Daftar Material Yang Diasuransikan,

jumlah yang diperlukan untuk mengganti bahan yang rusak dengan bahan dari jenis dan kualitas yang sama atau untuk memproduksinya yang baru, jumlah yang tidak melebihi harga jual yang dapat diperoleh, atau dalam hal produk yang belum jadi diproduksi atau diproses oleh Tertanggung harga jual pasar dari produk jadi dikurangi biaya pembuatan atau pemrosesan yang masih harus dikeluarkan,

dikurangi jumlah yang diperoleh dengan cara penyelamatan

Penjelasan Lengkap Mengenai Klausul Asuransi Konstruksi dan Engineering – MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media

Klausula tambahan adalah perluasan jaminan dan juga pembatasan jaminan berisi penjelasan tambahan dari polis asuransi standard yang diterbitkan. Sebagai ahli broker asuransi atau pialang asuransi yang sudah berpengalaman selama 30 tahun, kali ini kami akan menjelaskan klausula diatas sebagai berikut:

 

PENJELASAN TAMBAHAN

  1. Deterioration atau Kerusakan, adalah hilangnya sifat-sifat material akibat interaksi kimiawi dengan lingkungan. Efek berbahaya dari kerusakan akibat korosi dapat mencakup: Penurunan kwalitas produk yang menyebabkan kegagalan atau kerusakan mekanis / struktural. Pengurangan nilai.
  2. Sumber utama dan penyebab kerusakan dan kerusakan struktur dan bangunan dapat didaftar sebagai berikut:
    • Manusia.
    • Bahan kimia.
    • Atmosfer.
    • Struktural.
    • Kelembaban.
    • Api.
    • Desain Rusak.
    • Konstruksi Rusak.
  3. Intermediate or Finished Products atau Barang antara adalah barang produksi atau barang setengah jadi adalah barang, seperti barang setengah jadi, yang digunakan sebagai input dalam produksi barang lain termasuk barang jadi. Perusahaan dapat membuat dan kemudian menggunakan barang setengah jadi, atau membuat dan kemudian menjual, atau membeli lalu menggunakannya. Dalam proses produksi, barang setengah jadi menjadi bagian dari produk akhir, atau diubah tanpa bisa dikenali dalam proses tersebutIni berarti barang setengah jadi dijual kembali di antara industri.
  4. Barang setengah jadi tidak dihitung dalam PDB suatu negara, karena itu berarti penghitungan ganda, karena hanya produk akhir yang harus dihitung, dan nilai barang setengah jadi dimasukkan ke dalam nilai barang akhir.
  5. Metode nilai tambah dapat digunakan untuk menghitung jumlah barang setengah jadi yang dimasukkan ke dalam PDB. Pendekatan ini menghitung setiap fase pemrosesan yang termasuk dalam produksi barang akhir.
  6. Karakterisasi barang setengah jadi sebagai barang fisik dapat menyesatkan, karena di negara maju, sekitar setengah dari nilai input antara terdiri dari jasa.
  7. Barang setengah jadi umumnya dapat dibuat dan digunakan dengan tiga cara berbeda. Pertama, perusahaan dapat membuat dan menggunakan barang setengah jadi sendiri. Kedua, perusahaan dapat memproduksi barang setengah jadi dan menjualnya kepada orang lain. Ketiga, perusahaan dapat membeli barang setengah jadi untuk menghasilkan barang setengah jadi atau barang jadi.

 


CATATAN PENTING

Penambahan MR 856 – Deterioration of Raw Materials, Intermediate or Finished Products, or Operating Media di dalam polis engineering karena bisa memberikan ganti rugi kehilangan pendapatan atas kerusakan bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi akibat dari kerusakan (breakdown) dari mesin-mesin yang diasuransikan. Dengan syarat tertanggung sudah melakukan perawatan dan pengoperasian mesin sesuai dengan manual dan prosedur yang ditentukan. Nilai pertanggungan dan nilai penggantian sesuai dengan yang sudah ditentukan.

 


TUGAS BROKER ASURANSI UNTUK ASURANSI KONSTRUKSI DAN ENGINEERING

Setiap alat  konstruksi dan mesin-mesin unik dan memiliki risiko sendiri, dan oleh karena itu penting untuk berkonsultasi dengan broker asuransi sebelum memproses jaminan asuransi. Broker asuransi yang dapat membantu memberikan masukan dan pertimbangan keadaan dan resiko dari setiap Broker asuransi yang spesialis di bidang konstruksi mereka adalah ahli resiko alat  dengan keahlian dan pengetahuan tertentu. Pengalaman bekerja dengan banyak risiko konstruksi dan engineering  memberikan peranan dan fungsi yang unik dalam pasar asuransi, mereka biasanya memiliki gelar profesi asuransi bertaraf internasional dan terdaftar di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan beberapa bentuk pengalaman dalam industri konstruksi dan engineering .

Keterampilan khusus yang dimiliki oleh broker asuransi ini memungkinkan kontraktor atau insinyur untuk percaya diri dalam menerima masukan dan penjelasan  dalam memahami klausul asuransi dan memastikan risiko dipertimbangkan dan diasuransikan secara memadai.

Keahlian teknis dan profesional di bidang resiko konstruksi  sangat penting, karena kontraktor dan insinyur mungkin tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai hukum yang memadai.

Asuransi pada hakikatnya adalah sumber pembiayaan untuk membayar kerugian, saat kerugian terjadi. Ini mewakili kepentingan moneter dari kerugian tersebut.

Broker asuransi yang akan bernegosiasi ke beberapa perusahaan asuransi untuk mendapatkan back up dan menegosiasikan terms and conditions dan premi asuransi yang paling kompetitif.

Tugas utama broker asuransi lainnya adalah membantu Anda dalam menyelesaikan klaim jika terjadi. Broker asuransi yang akan penyusun laporan, menegosiasi dengan pihak loss adjuster hingga klaim asuransi disetujui. Kemudian membantu realisasi pembayaran klaim dari perusahaan asuransi.

Berikut ini beberapa jenis asuransi yang dibutuhan oleh alat  konstruksi dan engineering :

  1. Bid Bond
  2. Performance Bond
  3. Payment Bond
  4. Construction Erection All Risks and Third Party Liability
  5. Comprehensive General Liability
  6. Workmen’s Compensation Assurance (WCA)
  7. Construction Plant and Equipment (CPE) Insurance
  8. Marine Cargo and Land Transit Insurance
  9. Motor Vehicle Insurance
  10. Personal and Health Insurance
  11. Lain-lain

Untuk semua kebutuhan asuransi alat  Anda, selalu gunakan jasa Broker asuransi!

Agar jaminan asuransi anda maksimal, selalu gunakan jasa broker asuransi.

Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Kumpulan Klausul Asuransi
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773