Seperti yang kita ketahui, Negara Indonesia dijuluki sebagai negara Maritim yang memiliki beribu-ribu pulau yang dipisahkan dengan luas laut yang melebihi daratan, Sejatinya laut merupakan penghubung antara pulau yang satu dengan yang lain. Hal ini menjadikan mobilitas transportasi laut merupakan hal yang krusial bagi masyarakat.

Dilansir dari Viva.co.id, Bisnis industri bidang kelautan di Indonesia sangat menjanjikan kedepannya. Meski demikian, modal usaha yang harus dikeluarkan di sektor ini sangat besar, seperti pengadaan kapal dan infrastruktur penunjang lainnya.

Belum lagi, risiko terjadinya kecelakaan atau rusaknya barang yang dikirim menggunakan kapal bisa saja terjadi.Hal itu menjadi salah satu alasan pentingnya asuransi kelautan untuk mengantisipasi risiko-risiko kerugian itu.

Direktur Operasional PT Asuransi Jasindo Dodi Susanto mengungkapkan, kecelakaan kapal dan dampak yang ditimbulkan dalam bisnis pelayaran tidaklah mudah. Peristiwa itu pasti akan mempengaruhi keuangan perusahaan atau konsumen yang mengalaminya.

“Asuransi bidang kelautan (Marine) sangat bermanfaat untuk memberikan jaminan perlindungan kerugian atas kecelakaan maupun konsekuensi yang timbul dari aktivitas pelayaran dan kegiatan-kegiatan pendukungnya,” ujar Dodi dikutip dari keterangannya, Rabu 17 Maret 2021.

Sebagai penyedia asuransi kelautan, Jasindo menurut Dodi, memberikan perlindungan pada risiko-risiko di sektor tersebut. Asuransi bidang kelautan (marine) tersebut antara lain, Asuransi Rangka Kapal, Builders Risks Insurance, dan Terminal Operator Liability.

Ada pula, Ship Repairs Liability, Container Insurance, Protection and Indemnity, dan Wreck and Removal Insurance. Dengan layanan itu , semua stakeholder di sektor itu pun akan terlindungi.

Jaminan tersebut mencakup kerugian karena kerusakan fisik maupun tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga,” tutup Dodi.

Dia pun mencontohkan, pada Jumat 12 Maret lalu, Asuransi Jasindo membayarkan klaim untuk PT Papua Putra Mandiri (PPM) sebesar Rp1 miliar. Komitmen yang disepakati dipenuhi, termasuk membayarkan klaim PPM dengan nomor polis 519.105.200.09.0087.

Sebagai informasi, PPM merupakan perusahaan asal Papua yang mendapat mendapat proyek pembangunan jalan sorong-mega (MYC). Dalam proyek tersebut, PPM memesan batu split ke PT Victoria Internusa Perkasa dan pengangkutannya menggunakan PT  Vinici Inti Lines.

Sementara untuk masalah alat berat diserahkan kepada PT Gemilang Bahtera Utama. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kerusakan atau hilang, PPM mengasuransikan batu split tersebut ke Asuransi Jasindo.

Asuransi marine menjamin kerugian dan kerusakan kargo kapal, terminal, kapal dan propertinya. Namun, untuk mendapatkan jaminan asuransi terbaik tidaklah mudah. Diperlukan pengetahuan, keterampilan dan hubungan yang luas dengan industri perasuransian terutama dengan perusahaan asuransi yang mempunyai kemampuan untuk menjamin asuransi rangka kapal.

Selain itu jika terjadi kecelakaan tidak mudah untuk mengurus dan menyelesaikannya. Disinilah peran penting dari perusahaan broker asuransi untuk Anda. Semua urusan klaim broker asuransi yang akan mengurusnya. Anda cukup mendukung dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan.

Source : https://ligaasuransi.com/ini-dia-bukti-pentingnya-asuransi-bidang-kelautan-di-indonesia/

MENCARI PRODUK ASURANSI? JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA

HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP – SMS)

website: lngrisk.co.id

E-mail: customer.support@lngrisk.co.id

Related Post

FREE Consultation
0812-8401-9840
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Contact the Expert
0812-8401-9840
Call Center 24/7
0811-8507-773