Period of Cover - Construction All Risk (CAR)


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Construction All Risk (CAR)

Period of Cover - Construction All Risk (CAR)


Apa itu Asuransi Contractor’s All Risks (CAR/TPL)?

Asuransi Contractor’s All Risks and Third Party Liability (CAR/TPL) adalah polis asuransi yang memberikan pertanggungan untuk kerusakan  dan kehilangan material dan properti dan tuntutan hukum akibat cedera, meninggal dunia atau kerusakan  harta benda milik pihak ketiga. Kerusakan properti termasuk konstruksi struktur, kerusakan yang terjadi selama renovasi, dan kerusakan pada pekerjaan sementara yang dilaksanakan di lokasi proyek.

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi CAR/TPL?

Meskipun setiap proyek konstruksi resikonya bervariasi,tapi  umum masing-masing mempunyai ancaman dan resiko yang sama yaitu seperti risiko pencurian, kehilangan, atau kerusakan alat, peralatan, dan bahan yang Anda miliki dan gunakan. Akibat dari resiko-resiko tersebut tidak hanya mahal untuk dibeli dan diganti, tetapi juga penting agar Anda dapat melakukan dan melanjutkan pekerjaan Anda.

Tanpa adanya asuransi CAR/TPL, Anda kemungkinan besar tidak dapat memenuhi kewajiban Anda untuk menyelesaikan kontrak dalam waktu yang ditentukan yang pada gilirannya dapat mengakibatkan biaya keuangan lebih lanjut yang Anda keluarkan.

Siapa yang memerlukan asuransi CAR/TPL?

Pihak yang memerlukan jaminan CAR/TPL antara lain adalah pemilik proyek (project owner), developer (pengembang), bank, kontraktor utama (main contractor), subkontraktor (sub contractor), konsultan (consultant) dan pemasok atau suppliers.

Karena begitu pentingnya jaminan asuransi CAR/TPL, sebagai ahli broker asuransi dan konsultan asuransi kami ingin menuliskan penjelasan polis asuransi CAR/TPL dengan bentuk “bedah polis”. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda tertarik dengan tulisan ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.


Bedah Polis Asuransi Contractor’s All Risks (CAR/TPL)

Period of Cover:

The liability of the Insurers shall commence, notwithstanding any date to the contrary specified in the Schedule, directly upon commencement of work or after the unloading of the items entered in the Schedule at the site. The Insurer’s liability expires for parts of the insured contract works taken over or put into service.

At the latest the insurance shall expire on the date specified in the Schedule. Any extensions of the Period of Insurance are subject to the prior written consent of the Insurers.

 


Terjemahan

Jangka Waktu Jaminan :

Tanggung jawab Penanggung akan mulai berlaku, sekalipun terdapat suatu tanggal yang bertentangan yang tercantum pada Ikhtisar, langsung sejak dimulainya pekerjaan atau setelah dibongkarnya barang yang tercantum dalam Ikhtisar pada lokasi. Tanggung jawab Penanggung berakhir terhadap bagian dari kontrak pekerjaan yang diasuransikan yang telah diserahterimakan atau digunakan. Paling lambat asuransi ini akan berakhir pada tanggal yang tercantum pada Ikhtisar. Setiap perpanjangan Jangka Waktu Asuransi dengan syarat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penanggung.

 


Penjelasan Tambahan

Jaminan polis asuransi CAR/TPL mulai berlaku sesuai dengan tanggal yang tertulis di dalam polis asuransi sesuai dengan permintaan dari tertanggung. Jika proyek sudah mulai sebelum tanggal tersebut maka polis asuransi tidak bertanggung jawab atas kecelakaan atau kehilangan yang terjadi sebelumnya. Jaminan asuransi juga berlaku ketika proyek secara fisik sudah dimulai misalnya dengan kedatangan bahan-bahan bangunan ataupun pekerja proyek.

Polis asuransi akan berakhir sesuai dengan tanggal yang tertulis di dalam polis, setelah tanggal itu terlewati maka tidak ada jaminan dan segala kecelakaan yang terjadi tidak lagi ditanggung oleh oleh asuransi CAR/TPL.

Tapi sering terjadi waktu penyelesaian proyek mundur karena beberapa alasan misalnya karena permasalahan izin yang lama keluarnya, halangan dari masyarakat sekitar, keterlambatan alat konstruksi dan bahan lainya. Akibatnya waktu penyelesaian proyek menjadi mundur. Jika hal itu yang terjadi bahwa kontraktor harus segera memberi tahu broker asuransinya akan hal ini dengan memberikan alasannya serta berapa lama waktu perpanjangan yang diperlukan.

Perlu diketahui bahwa tidak mudah mendapat persetujuan asuransi untuk memperpanjang polis CAR/TPL ketika proyek sudah mendekati penyelesaian karena risiko proyek pada saat sudah berada pada posisi yang paling tinggi. Jika terjadi kecelakaan maka kerugian yang diderita oleh perusahaan asuransi bisa sangat besar sekali. Oleh karena itu perusahaan asuransi jika mungkin jaminan segera dihentikan dan tidak diperpanjang.

Untuk diketahui bahwa risiko untuk proyek CAR/TPL itu bertambah besar sesuai dengan progress proyek. Ketika proyek dimulai resikonya sangat kecil, kemudian ketika progress meningkat 50% maka resikonya juga naik jadi 50%. Semakin lama maka semakin tinggi resikonya.

Untuk penjelasan tambahan mengenai period of cover dari polis CAR/TPL, berikut ini kami sampaikan penjelasan tambahan. Jika Anda tertarik silakan bibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga


Bagaimana cara memperpanjang Masa polis asuransi CAR/TPL

Secara rata-rata menurut pengalaman kami hampir 50% penyelesaian proyek mundur dari tenggat waktu yang sudah ditentukan dengan berbagai alasan. Oleh karena untuk mengantisipasi resiko masa berlaku harus disesuaikan dengan perubahan waktu tersebut.

Segera menghubungi broker asuransi Anda untuk memperpanjang. Biasanya broker asuransi akan mengirim surat reminder untuk memberitahu bahwa polis asuransi Anda akan segera berakhir. Setelah memberitahu broker, broker langsung akan menghubungi perusahaan asuransi. Bersamaan dengan itu broker asuransi juga akan meminta keterangan dari Anda alasan kenapa perlu diperpanjang dan berapa persen pencapaian hingga saat ini.

Seperti yang kami jelaskan diatas pada umumnya perusahaan asuransi “keberatan” untuk memperpanjang karena resikonya sudah sangat tinggi. Akan tetapi dengan mempertimbangan beberpa hal antara lain karena hubungan baik dengan broker asuransi perusahaan asuransi bersedia untuk memperpanjang. Bisanya dengan tarif premi  yang lebih tinggi atau dengan beberapa syarat tambahan.

Agar kondisi ini tidak terjadi sebaiknya kontraktor juga memperkirakan potensi perpanjangan waktu penyelesaian sehingga sejak awal broker asuransi dapat dinegosiasikan dengan perusahaan asuransi untuk mendapatkan perode asuransi yang cukup untuk mengantisipasi penundaan penyelesaian. Demikian demikian tidak ada lagi negosiasi pada saat resiko sudah berada di puncak.


Bagaimana cara mengurus asuransi CAR/TPL yang terbaik?

Cara terbaik untuk mendapatkan jaminan asuransi CAR/TPL adalah dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi  atau pialang asuransi yang berpengalaman. Broker asuransi adalah ahli asuransi yang memahami segala aspek asuransi termasuk aspek hukum, aspek teknis dan aspek keuangan dan aspek bisnis.

Salah satu kelebihan broker asuransi adalah mereka juga sekaligus bertindak sebagai Advokat asuransi di dalam proses penyelesaian klaim. Dengan ilmu, pengalaman, jaringan yang luas di kalangan industri perasuransian sangat membantu di dalam mempermudah dan mempercepat proses penyelesaian klaim asuransi.

Salah satu perusahaan broker asuransi nasional yang banyak berpengalaman di bidang asuransi CAR/TPL adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga?

Bedah Polis Asuransi

Construction All Risk (CAR):
  1. Preambule Polis CAR
  2. General Exclusion a. War, Invasion
  3. General Exclusion b. Nuclear reaction
  4. General Exclusion c. Willful act or Willful neglience
  5. General Exclusion d. Cessation of Work
  6. Period of Cover
  7. General Condition 1. Due Observance
  8. General Condition 2. The Schedule and the Section(s)
  9. General Condition 3. The Insured
  10. General Condition 5.a. In the event of any occurrence
  11. General Condition 5.b. Take All Steps Within His Power
  12. General Condition 5.c. And make them available for inspection
  13. General Condition 5.e. Inform the police authorities
  14. General Condition 6. The Insured shall at the expense of the Insurers
  15. General Condition 8. Any respect fraudulent
  16. Section I – Material Damage
  17. Special Exclusions to Section I.a
  18. Special Exclusions to Section I.b
  19. Special Exclusions to Section I.c
  20. Special Exclusions to Section I.d
  21. Special Exclusions to Section I.e
  22. Special Exclusions to Section I.f
  23. Special Exclusions to Section I.g
  24. Special Exclusions to Section I.h
  25. Special Exclusions to Section I.i
  26. Provisions Applying to Section I Memo 1 – Sums Insured Item 1
  27. Provisions Applying to Section I Memo 1 – Sums Insured Item 2 and 3
  28. Provisions Applying to Section I Memo 2 — Basis of Loss Settlement: a
  29. Provisions Applying to Section I Memo 2 — Basis of Loss Settlement: b
  30. Provisions Applying to Section I Memo 3 — Extension of Cover
  31. Provisions Applying to Section II – Third Party Liability – a
  32. Provisions Applying to Section II – Third Party Liability – b
  33. Special Exclusions to Section II – 1. The deductible stated
  34. Special Exclusions to Section II – 2. The expenditure incurred
  35. Special Exclusions to Section II – 3. Damage to any property or land or building
  36. Special Exclusions to Section II – 4.a. Liability consequent upon : bodily injury
  37. Special Exclusions to Section II – 4.b. Liability consequent upon : loss of or damage to property
  38. Special Exclusions to Section II – 4.c. Liability consequent upon : any accident caused by vehicles
  39. Special Exclusions to Section II – 4.d. Liability consequent upon : any agreement by the Insured
  40. Special Conditions Applying to Section II – 1. No admission, offer, promise, payment
  41. Special Conditions Applying to Section II – 2. The Insurers may so far as any accident

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location