Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel - Marine Hull Insurance


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Marine Hull Insurance

Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel - Marine Hull Insurance


Marine Hull Institute Time Clause 1/10/83 CL 280

Apa itu polis asuransi Marine Hull?

Polis asuransi Marine Hull atau diterjemahkan dengan Asuransi Rangka Kapal adalah program asuransi yang menjamin kerusakan dan kehilangan atas kapal laut akibat dari resiko-resiko yang disebutkan di dalam polis. Adapun resiko utamanya adalah bahaya laut (perils of the sea)

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi Marine Hull?

Bahaya laut (marine risks) adalah resiko yang paling sering terjadi dan semakin resikonya semakin besar karena adanya perubahan iklim. Resiko laut antara lain, ombak besar, badai, pembajakan, terdampar, tabrakan kapal dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan akibatnya bisa sangat besar seperti kapal rusak dan kapal tenggelam.

Siapa yang memerlukan asuransi Marine Hull?

Pemilik kapal adalah pihak yang paling berkepentingan untuk mengasuransikan kapalnya. Selain itu adalah pihak pencharter atau penyewa, pihak bank atau pihak yang membiayai kapal tersebut. Dan pihak-pihak lain-lain secara hukum berkepentingan terhadap kapal tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi Marine Hull?

Cara paling tepat untuk mendapatkan jaminan asuransi Marine Hull dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang sekaligus sebagai konsultan asuransi. Broker asuransi resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti apa jaminan asuransi Marine Hull?

Untuk mengetahui secara lengkap seperti apa jaminan asuransi Marine Hull, berikut ini  uraikan secara rinci dari masing-masing persyaratan dan ketentuan dari polis asuransi. Baca dan Ikuti dari bagian pertama hingga penjelasan terakhir agar Anda benar-benar paham. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti dengan Anda.

 


1/10/83

(FOR USE ONLY WITH THE NEW MARINE POLICY FORM)

INSTITUTE TIME CLAUSES HULLS

 

13. DUTY OF ASSURED (SUE AND LABOUR)

13.5. When a claim for total loss of the Vessel is admitted under this insurance and expenses have been reasonably incurred in saving or attempting to save the Vessel and other property and there are no proceeds, or the expenses exceed the proceeds, then this insurance shall bear its pro rata share of such proportion of the expenses, or of the expenses in excess of the proceeds, as the case may be, as may reasonably be regarded as having been incurred in respect of’ the Vessel; but if the Vessel be insured for less than its sound value at the time of the occurrence giving rise to the expenditure, the amount  recoverable under this clause shall be reduced in proportion to the under-insurance

 


1/10/83

(HANYA DIPAKAI DENGAN BENTUK POLIS BARU)

KLAUSULA-KLAUSULA INSTITUT UNTUK PERTANGGUNGAN RANGKA KAPAL ATAS DASAR JANGKA WAKTU

 

13. KEWAJIBAN TERTANGGUNG (SUE AND LABOUR)

13.5. Apabila suatu klaim untuk kerugian total dari Kapal Yang Dipertanggungkan diakui pada pertanggungan ini dan biaya-biaya telah dikeluarkan secara wajar dalam menyelamatkan atau dalam upaya untuk menyelamatkan Kapal Yang Dipertanggungkan dan harta benda lain dan tidak ada uang hasil penjualan sisa Kapal tersebut, maka pertanggungan ini akan menanggung bagian pro-ratanya dariproporsi biaya-biaya tersebut, atau dari proporsi biaya-biaya yang merupakan kelebihan dari uang hasil penjualan sisa Kapal tersebut,tergantung bagaimana keadaannya saja, sebagaimana yang wajar dipandang sebagai telah dikeluarkan untuk Kapal tersebut, tetapi jika jumlah pertanggungan Kapal tersebut lebih kecil dari nilai sehatnya pada saat kejadian yang menimbulkan biaya-biaya tersebut, jumlah penggantian yang dapat diberikan berdasarkan klausula ini akan berkurang sesuai proporsi pertanggungan di bawah harga tersebut.

 


Penjelasan Tambahan

Jika kapal yang diasuransikan mengalami total loss (rusak keseluruhan) maka perusahaan asuransi penjamin akan mengganti semua kerugian yang terjadi yang sesuai dengan harga kapal.

Jika ada biaya-biaya untuk usaha penyelamatan kapal sebelum kapal tenggelam atau rusak maka perusahaan asuransi juga akan mengganti biaya dikeluarkan secara wajar, besarnya biaya yang ditanggung oleh perusahaan asuransi besarnya dihitung secara proporsional.

Untuk informasi lebih lanjut berikut ini ami tuliskan beberapa referensi dari nasa sumber. Jika Anda tertarik dengan tulisan  ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Pada bagian bawah dari tulisan ini kami lampirkan pula link dari nara sumber.

Referensi

Biaya tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian Kapal

Aturan yang berkaitan dengan biaya tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian, termasuk penyelamatan dan general average, menetapkan apakah tertanggung berhak untuk memulihkan biaya yang telah dikeluarkannya dengan memulai tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian.

Hal ini merupakan prinsip dasar dalam semua asuransi non-jiwa bahwa biaya yang dikeluarkan untuk mencegah atau membatasi korban dapat diperoleh kembali, asalkan tindakan yang menyebabkan biaya tersebut dianggap wajar dan masuk akal. Kepastian memperoleh pertanggungan akan memberikan motif tambahan kepada tertanggung untuk memulai tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian. Selanjutnya, pertimbangan umum tentang keadilan menyarankan bahwa penanggung harus menanggung biaya tersebut karena dialah yang akan sangat diuntungkan dari tindakan yang diambil.

Namun, aturan yang berkaitan dengan pemulihan biaya tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian jauh lebih rumit dalam asuransi laut daripada jenis asuransi lainnya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa dalam asuransi kelautan, biaya-biaya ini dapat diperoleh kembali berdasarkan dua perangkat aturan yang berbeda.

Aturan pertama didasarkan pada hukum general average, yang mengatur hubungan antara kapal dan pemiliknya di satu sisi, dan kargo dan pemiliknya di sisi lain, di mana kapal dan kargo dihadapkan pada bahaya atau ketidaknyamanan bersama. Biaya-biaya yang timbul dan dibagi atas kapal, kargo dan kargo menurut aturan rata-rata umum dapat dipulihkan sebagai biaya tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian di bawah asuransi lambung, asuransi kargo dan asuransi angkutan pelayaran, masing-masing.

Dengan demikian, pertama-tama dan terutama, aturan rata-rata umum yang mendasari yang memutuskan apakah, dan sejauh mana, tertanggung akan memulihkan biaya tindakannya untuk mencegah atau meminimalkan kerugian dalam situasi seperti itu. Pada saat yang sama, aturan rata-rata umum berfungsi untuk membagi biaya yang relevan di antara perusahaan asuransi yang terlibat.

Aturan rata-rata umum memberikan pengaturan lengkap dari sebagian besar pertanyaan yang muncul sehubungan dengan langkah-langkah untuk mencegah atau meminimalkan kerugian bagi kapal yang membawa muatan. Mereka memutuskan apakah kondisi umum untuk melakukan tindakan untuk mencegah atau meminimalkan kerugian terpenuhi (apakah ada tingkat bahaya yang memadai), dan menentukan pengorbanan dan biaya apa yang dapat dipulihkan dan bagaimana kompensasi harus dihitung.

Kerugian total (asuransi laut)

Yang dimaksud dengan total loss pada asuransi kapal adalah ketika sebuah kapal yang tidak ada lagi setelah adanya kecelakaan, baik karena tidak dapat dipulihkan (kerugian total aktual) atau karena kemudian rusak (kerugian total konstruktif) (LMIS, 1995). Kerugian total konstruktif terjadi ketika biaya perbaikan melebihi nilai pertanggungan kapal.

Dalam asuransi kelautan, perusahaan asuransi kelautan konvensional seperti Lloyds akan mengeluarkan polis yang mencakup lambung & mesin, atau kargo, sedangkan klub P&I menanggung risiko pihak ketiga (seperti kerusakan kargo oleh kapal induk), risiko polusi, dan risiko perang. Istilah “kerugian total” dapat merujuk pada salah satu risiko ini, tetapi umumnya melibatkan kehilangan lambung atau kargo. Kerugian total dapat berupa kerugian total aktual atau konstruktif.

Kerugian total aktual dari sebuah kapal terjadi ketika perbaikan secara fisik atau hukum tidak mungkin dilakukan. Kerugian total dapat diduga ketika sebuah kapal menghilang dan tidak ada berita yang diterima dalam waktu yang wajar. Beberapa otoritas hukum tidak menganggapnya sebagai kerugian total yang sebenarnya jika biaya perbaikan hanya menjadi penghalang, sementara yang lain memasukkan kasus di mana biaya perbaikan akan melebihi biaya kapal. Bagaimanapun, istilah “tidak mungkin secara hukum” mencakup contoh-contoh di mana rekonstruksi akan menjadi begitu ekstensif sehingga kapal yang dihasilkan secara hukum dianggap sebagai kapal baru.

Kerugian total konstruktif adalah situasi di mana biaya perbaikan ditambah biaya penyelamatan sama atau melebihi nilai kapal. Ini juga mencakup kasus-kasus di mana kapal telah ditinggalkan dengan keyakinan yang masuk akal bahwa kerugian total tidak dapat dihindari. Perhitungannya dapat dipengaruhi oleh biaya pembersihan lingkungan.

Jika kebijakan tersebut adalah kebijakan “bernilai” (sehingga kapal atau kargo memiliki “nilai yang disepakati” daripada “nilai pasar”), maka, jika tidak ada penipuan, nilai yang disepakati bersifat konklusif, tetapi hanya untuk harga aktual. kerugian total. Dalam kerugian total konstruktif, nilai yang disepakati tidak konklusif.

Untuk jaminan asuransi kapal selalu gunakan jasa perusahaan broker asuransi

Seperti yang Anda lihat di atas bahwa begitu banyak informasi dan pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan jaminan asuransi Kapal  Laut yang terbaik. Diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas sayangnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi yang berpengalaman di bidang asuransi Marine Hull Insurance. Salah satu perusahaan broker asuransi yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan kapal di Indonesia adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga!


Source:

Bedah Polis Asuransi

Marine Hull Insurance:
  1. Navigation 1.1
  2. Navigation 1.2
  3. Navigation 1.3
  4. Continuation
  5. Breach Of Warranty
  6. Termination 4.1
  7. Termination 4.2
  8. Assignment
  9. Perils 6.1.1. Perils Of The Seas Rivers Lakes Or Other Navigable Waters
  10. Perils 6.1.2. Fire, Explosion
  11. Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel
  12. Perils 6.1.4. Jettison
  13. Perils 6.1.5. Piracy
  14. Perils 6.1.6. Breakdown of or Accident To Nuclear Installations Or Reactors
  15. Perils 6.1.7. Contact With Aircraft Or Similar Objects, Or Objects Failing Therefrom, Land Conveyance, Dock Or Harbour Equipment Or Installation
  16. Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning
  17. Perils 6.2.1. Accidents In Loading Discharging Or Shifting Cargo Or Fuel
  18. Perils 6.2.2. Bursting Of Boilers Breakage Of Shafts Or Any Latent Defect In The Machinery Or Hull
  19. Perils 6.2.3. Negligence Of Master Officers Crew Or Pilots
  20. Perils 6.2.4. Negligence Of Repairers Or Charterers Provided Such Repairers Or Charterers Are Not An Assured Hereunder
  21. Perils 7. Pollution
  22. Perils 8.1.1. Collision Liability Loss of or Damage
  23. Perils 8.1.2. Collision Liability Delay to or Loss
  24. Perils 8.1.2. Collision Liability General Average Of, Salvage Of, Or Salvage Under Contract
  25. Perils 8.2.1. Where the insured Vessel is in collision with another
  26. Perils 8.2.2. In No Case Shall The Underwriters’ Total Liability
  27. Perils 8.3. The Underwriters will also pay three-fourths of the legal costs incurred by the Assured
  28. Perils 8.4.1. Removal Or Disposal Of Obstructions, Wrecks
  29. Perils 8.4.2. Any Real Or Personal Property Or Thing Whatsoever Except Other Vessels Or Property On Other Vessels
  30. Perils 8.4.3. The Cargo Or Other Property On, Or The Engagements Of, The Insured Vessel
  31. Perils 8.4.4. Loss of life, personal injury or illness
  32. Perils 8.4.5. Pollution or contamination
  33. Perils 9. Sistership
  34. Perils 10.1. Notice Of Claim And Tenders In the event of accident
  35. Perils 10.2. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters
  36. Perils 10.3. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters may also take tenders
  37. Perils 10.4. Notice Of Claim And Tenders In the event of failure to comply
  38. Perils 11.1. General Average And Salvage This insurance covers the Vessel’s proportion of salvage
  39. Perils 11.2. General Average And Salvage Adjustment to be according to the law
  40. Perils 11.3. General Average and Salvage When the Vessel sails in ballast, not under charter
  41. Perils 11.4. General Average and Salvage – No claim under this Clause 11
  42. Perils 12.1. Deductible No claim arising from a peril
  43. Perils 12.2. Deductible – Claims For Damage By Heavy Weather
  44. Perils 12.3. Deductible – Excluding Any Interest Comprised Therein
  45. Perils 12.4. Deductible – Interest comprised
  46. Perils 13.1. Duty Of Assured (Sue And Labour) – In case of any loss or misfortune
  47. Perils 13.2. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Subject to the provisions below and to Clause 12
  48. Perils 13.3. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Measures taken by the Assured or the Underwriters
  49. Perils 13.4. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When expenses are incurred pursuant to this Clause 13
  50. Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel
  51. Perils 13.6. Duty Of Assured (Sue And Labour) – The sum recoverable under this Clause 13
  52. Perils 14. New For Old
  53. Perils 15.1. Bottom Treatment – Grit blasting and/or other surface preparation
  54. Perils 15.2. Bottom Treatment – Gritblasting And/Or Other Surface Preparation Of: The Butts
  55. Perils 15.3. Bottom Treatment – Supplying And Applying The First Coat Of Primer/Anti -Corrosive
  56. Perils 16. Wages And Maintenance
  57. Perils 17. Agency Commission
  58. Perils 18.1. Unrepaired Damage – The measure of indemnity
  59. Perils 18.2. Urepaired Damage –
  60. Perils 18.3. Unrepaired Damage – The Underwriters shall not be liable
  61. Perils 19.1. Constructive Total Loss – In ascertaining whether the Vessel
  62. Perils 19.2. Constructive Total Loss – No Claim For Constructive Total Loss Based Upon The Cost Of Recovery
  63. Perils 20. Freight Waiver
  64. Perils 21.1.1. Disbursements Warranty – Disbursements, Managers’ Commissions, Profits or Excess
  65. Perils 21.1.2. Disbursements Warranty – Freight, Chartered Freight Or Anticipated Freight, Insured For Time
  66. Perils 21.1.3. Disbursements Warranty – Freight Or Hire, Under Contracts For Voyage
  67. Perils 21.1.4. Disbursements Warranty – Anticipated Freight if the Vessel sails in ballast
  68. Perils 21.1.5. Disbursements Warranty – Time Charter Hire or Charter Hire for Series of Voyages
  69. Perils 21.1.6. Disbursements Warranty – Premiums
  70. Perils 21.1.7. Disbursements Warranty – Returns of Premium
  71. Perils 21.1.8. Disbursements Warranty – Insurance irrespective of amount against
  72. Perils 21.2. Disbursements Warranty – Warranted that no insurance
  73. Perils 22.1.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – Pro rata monthly net for each uncommenced month
  74. Perils 22.1.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – For each period of 30 consecutive days the Vessel
  75. Perils 22.2.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – A Total Loss Of The Vessel
  76. Perils 22.2.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – In No Case Shall A Return Be Allowed When The Vessel
  77. Perils 22.2.3. Returns For Lay-Up And Cancellation – Loading Or Discharging Operations
  78. Perils 22.2.4. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Amendment Of The Annual Rate
  79. Perils 22.2.5. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Return Recoverable Under This Clause 22
  80. Perils 23.1. War Exclusion – War Civil War Revolution Rebellion Insurrection
  81. Perils 23.2. War Exclusions – Capture Seizure Arrest Restraint Or Detainmen
  82. Perils 23.3. War Exclusions – Derelict mines torpedoes bombs or other derelict weapons of war.
  83. Perils 24.1. Strike Exclusion – Strikers, Locked-out workmen
  84. Perils 24.2. Strike Exclusion – Any Terrorist Or Any Person Acting From A Political Motive
  85. Perils 25.1. Malicious Acts Exclusion – The Detonation Of An Explosive
  86. Perils 25.2. Malicious Acts Exclusion – Any Weapon Of War And Caused By Any Person
  87. Perils 26. Nuclear Exclusion

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Marine Hull Insurance
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location