General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.2.2.4 - Property All Risk (PAR)


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Property All Risk (PAR)

General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.2.2.4 - Property All Risk (PAR)


Polis asuransi Property All Risks (PAR) adalah polis asuransi yang menjamin semua risiko kerugian fisik, kehancuran atau kerusakan pada harta benda yang dipertanggungkan yang terjadi selama jangka waktu polis dan tunduk pada syarat, ketentuan dan pengecualian tertentu. Polis ini memberikan jaminan  pertanggungan yang lebih luas dibandingkan polis asuransi Fire and Allied Perils. Polis PAR dapat dibuat secara khusus tergantung pada profesi klien dan kebutuhan mereka.

Aset yang cocok dijamin oleh polis PAR antara lain adalah berbagai jenis hotel mulai dari  Chain Scales, Star Ratings, Niche Hotel Types, Regional Accommodations, Unique Hotel Concepts, Hotel Alternatives, Motel, Resort hotel, Inn, Extended stay hotel, Guest house, Farm stay dan lain-lain. Selain itu polis PAR juga sangat cocok untuk semua jenis shopping mall, supermarket, apartment, office building, convention hall, properti  mewah, restaurant dan lain-lain.

Untuk memahami isi dari polis asuransi PAR, sebagai broker asuransi atau pialang asuransi kami telah membuat penjelasan lengkap dalam bentuk “bedah polis” mulai dari awal sampai akhir. Agar Anda paham semua isinya harap dibaca keseluruhannya.

Jika Anda tertarik segera dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.


Bagian dari polis PAR berikut ini:

Special Condition to Section I

(4). Until the cost of reinstatement or replacement shall have been actually incurred the amount payable under each of the items shall be calculated on the basis of the actual cash value of such items immediately before the loss destruction or damage with due allowance for depreciation for age use and condition.

 


(4) Sampai biaya pemulihan kembali atau penggantian telah benar-benar timbul jumlah yang dapat dibayar berdasarkan masing-masing butir akan dihitung atas dasar nilai tunai sebenarnya dari butir-butir tersebut sesaat sebelum kerugian kehancuran atau kerusakan dengan memperhitungkan depresiasi untuk usia pemakaian dan kondisi.

 


Penjelasan Tambahan

Perlu dicatat bahwa perhitungan nilai membangun kembali (reinstatement value and replacement value) belum bisa ditentukan, maka perhitungan klaim akan dibuat berdasarkan actual cash value atau nilai sesaat sebelum terjadinya kecelakaan.

Apa itu Nilai tunai sebenarnya (Actual Cash Value)?

Dalam industri asuransi properti dan kecelakaan, Actual Cash Value (ACV) adalah metode untuk menilai properti yang diasuransikan, atau nilai yang dihitung dengan metode tersebut.

Nilai Tunai Aktual (ACV) tidak sama dengan nilai biaya penggantian Replacement Cost Value (RCV). ACV dihitung dengan mengurangkan penyusutan dari biaya penggantian. Penyusutan biasanya dihitung dengan menetapkan masa pakai item yang menentukan berapa persentase sisa umur tersebut. Persentase ini dikalikan dengan biaya penggantian sama dengan ACV.

Sebagai contoh: seorang pria membeli satu set televisi seharga $2.000 lima tahun yang lalu dan itu hancur karena badai. Perusahaan asuransinya mengatakan bahwa semua televisi memiliki masa pakai 10 tahun. Televisi serupa hari ini berharga $ 2.500. Televisi yang hancur memiliki sisa 50% (5 tahun) masa pakainya. ACV sama dengan $2.500 (biaya penggantian) dikalikan 50% (sisa masa pakai) atau $1.250.

Konsep ini berbeda dengan nilai buku yang digunakan oleh akuntan dalam laporan keuangan atau untuk tujuan perpajakan. Akuntan menggunakan harga beli dan mengurangi akumulasi penyusutan untuk menilai item di neraca. ACV menggunakan biaya penggantian saat ini dari item baru.

Metode penilaian asuransi lainnya

Polis asuransi dapat dibeli dengan menggunakan beberapa metode penilaian yang berbeda. Ini termasuk: Replacement Cost Value Nilai Biaya Penggantian (RCV), Nilai Tetap (Biaya Penggantian Dijamin) dan Nilai Tunai Aktual (ACV). Beberapa polis  akan menggunakan metode penghitungan yang berbeda tergantung pada itemnya. Misalnya, bangunan dapat diasuransikan dengan Nilai Biaya Penggantian, sebagian besar isinya diasuransikan dengan Nilai Tunai Aktual dan beberapa barang tertentu dengan Nilai Tetap (barang antik). Polis  juga dapat mencakup klausul asuransi bersama atau ketentuan yang dapat dikurangkan yang akan berdampak pada uang tunai aktual yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi.

https://en.wikipedia.org/wiki/Actual_cash_value

Nilai Tunai Aktual vs. Biaya Pengganti

Ada beberapa perbedaan metode yang digunakan perusahaan asuransi untuk menghitung jumlah kerugian yang akan dibayarkan kepada Anda. Pembayaran berdasarkan biaya penggantian properti yang rusak atau dicuri biasanya merupakan angka yang paling menguntungkan dari sudut pandang Anda, karena pembayaran tersebut mengkompensasi Anda untuk biaya penggantian properti yang sebenarnya. Jika kamera Anda dicuri, kebijakan biaya penggantian akan mengganti biaya penuh penggantian dengan kamera baru sejenis. Perusahaan asuransi tidak akan mempertimbangkan fakta bahwa Anda memutar tiga rol film melalui kamera setiap hari selama dua tahun terakhir, yang menyebabkan banyak keausan.

Sebaliknya, nilai tunai aktual Actual Cash Value (ACV), juga dikenal sebagai nilai pasar, adalah standar yang disukai oleh perusahaan asuransi ketika mengganti kerugian kepada pemegang polis. Nilai tunai aktual sama dengan biaya penggantian dikurangi penyusutan (ACV = biaya penggantian – penyusutan). Ini menggambarkan jumlah dolar yang dapat Anda harapkan untuk diterima untuk item tersebut jika Anda menjualnya di pasar. Perusahaan asuransi menentukan depresiasi berdasarkan kombinasi kriteria objektif (menggunakan formula yang memperhitungkan kategori dan usia properti) dan penilaian subjektif (pengamatan visual adjuster asuransi atas properti atau fotonya). Dalam kasus kamera yang dicuri, perusahaan asuransi akan memotong dari biaya penggantian sejumlah biaya untuk semua keausan yang dialaminya sebelum dicuri.

Apa Artinya “Biaya Penggantian”(Replacement Cost)?

Istilah “biaya penggantian” didefinisikan dalam polis. Secara sederhana, berarti biaya untuk mengganti properti di tempat yang sama dengan properti lain dari bahan dan kualitas yang sebanding yang digunakan untuk tujuan yang sama. Ini berlaku kecuali batas asuransi atas biaya yang sebenarnya dikeluarkan untuk memperbaiki atau mengganti properti yang rusak lebih kecil. Lihat kebijakan Anda untuk definisi dan penjelasan yang tepat tentang biaya penggantian.

Apa itu “Nilai Tunai Aktual Actual Cash Value”?

Istilah “nilai tunai aktual” tidak mudah didefinisikan. Beberapa pengadilan menafsirkan istilah tersebut sebagai “nilai pasar yang wajar”, ​​yaitu jumlah yang akan dibayar pembeli kepada penjual jika keduanya tidak berada di bawah batasan waktu yang tidak semestinya. Namun, sebagian besar pengadilan mendukung definisi tradisional industri asuransi: biaya untuk mengganti properti baru dengan jenis dan kualitas yang sama, dikurangi depresiasi. Pengadilan memiliki keputusan yang berbeda-beda mengenai apakah depresiasi termasuk keusangan atau tidak (hilangnya kegunaan sebagai akibat dari desain, konstruksi, dll. yang ketinggalan zaman).

Jadi Apa Bedanya?

Satu-satunya perbedaan antara biaya penggantian dan nilai tunai aktual adalah pengurangan depresiasi. Namun, keduanya didasarkan pada biaya hari ini untuk mengganti properti yang rusak dengan properti baru.

Apa yang dimaksud dengan “Endorsement Jumlah yang Disetujui”?

Endosemen ini adalah perjanjian yang dibuat oleh perusahaan asuransi di mana ia melepaskan klausul co-insurance pada properti yang ditentukan. Selama endorsement ini berlaku, tidak akan ada penalti co-insurance pada saat klaim. Penanggung biasanya memerlukan pernyataan nilai properti yang ditandatangani oleh tertanggung sebagai syarat untuk mengaktifkan atau memasukkan ketentuan nilai yang disepakati dalam polis properti komersial.

Bagaimana Dengan Nilai “Buku”?

Perhatikan bahwa nilai secara akuntansi atau “buku” tidak memiliki relevansi dengan salah satu dari metode penilaian sebelumnya. Tingkat depresiasi yang tercermin dalam nilai “buku” akan menghasilkan penyelesaian yang sangat tidak memadai. Masalah lain dengan menggunakan nilai “buku” adalah bahwa itu mungkin hanya mencerminkan item yang “dikapitalisasi.” Untuk menentukan batas yang memadai, seseorang harus menambahkan item “dibebankan” ke dalam item yang dikapitalisasi.

Jenis Penilaian Lainnya

Properti tertentu dapat dikenakan dasar penilaian khusus selain biaya penggantian atau nilai tunai aktual. Nilai yang dilaporkan harus sesuai dengan dasar penilaian yang berlaku. Misalnya, jika polis properti disahkan dengan persetujuan harga jual untuk barang jadi, nilai yang tepat untuk mengasuransikan barang jadi adalah harga jual tunai, dikurangi diskon dan biaya biasa yang seharusnya dikeluarkan.

https://www.eqgroup.com/acv_explained/


Pentingnya Peran Broker Asuransi Untuk Asuransi Property All Risks

Untuk mengatur jaminan asuransi yang terbaik dengan jaminan yang luas, biaya premi yang kompetitif, pemilihan perusahaan asuransi yang tepat hanya bisa dengan memanfaat jasa broker asuransi. Broker asuransi adalah ahli asuransi yang bertugas membantu Anda untuk mendapatkan manfaat asuransi yang terbaik.

Broker asuransi atau konsultan asuransi sekaligus sebagai Advokat yang membantu Anda ketika terjadi klaim. Broker asuransi yang maju menghadapi perusahaan asuransi ketika timbul tantangan di dalam proses penyelesaian klaim.

Salah satu broker asuransi terbaik di Indonesia ada L&G Insurance Broker

Bedah Polis Asuransi

Property All Risk (PAR):
  1. Preambule Polis PAR
  2. General Exclusions applying to all Sections
  3. General Exclusions 1. War Exclusions
  4. General Exclusions 2.2. The Radioactive Toxic
  5. General Exclusions 3. Wilful act or wilful negligence
  6. General Exclusion 4. Total or partial cessation of work
  7. General Condition applying to all Sections 1. Definition
  8. General Condition 2. Policy Voidable
  9. General Condition 3. Alteration
  10. General Condition 4. Warranties
  11. General Condition 5. Reasonable Precautions
  12. General Condition 6. Right of Inspection
  13. General Condition 7.1. Claims Procedure
  14. General Condition 7.2. Abandon any property
  15. General Condition 7.3. Terms and Conditions Compliance
  16. General Condition 7.4. Fraud
  17. General Condition 8. Indemnification
  18. General Condition 8.2. Payment on Account
  19. General Condition 8.3. Withhold Indemnification
  20. General Condition 9. Interest Payments
  21. General Condition 10. Arbitration
  22. General Condition 11. Subrogation
  23. General Condition – 12. Other Insurance
  24. General Condition 13. Period of Insurance
  25. General Condition 14 – Average Section II a
  26. General Condition 14. Average Section II b
  27. General Condition 15. Deductibles
  28. General Condition 16. Sum(s) Insured
  29. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.1
  30. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.2
  31. General Condition 16. Sum (s) Insured Special Exclusions to Section 1.3
  32. General Condition 16. Sum (s) Insured Special Exclusions to Section 1.4
  33. General Condition 16. Sum (s) Insured Special Exclusions to Section 1.5
  34. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.6
  35. [:en]General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.7[:]
  36. [:en]General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.8[:]
  37. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 1.9
  38. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.2.
  39. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.3.
  40. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.4.
  41. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.6.
  42. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.7
  43. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.8
  44. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.9
  45. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Exclusions to Section 2.10
  46. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.1
  47. 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.2
  48. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.2.2.2
  49. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.2.2.4
  50. General Condition 16. Sum(s) Insured Special Condition to Section I.3.3.2

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Property All Risk (PAR)
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location