Asuransi

Silakan konsultasikan kebutuhan asuransi anda bersama kami

Previous | Next

Telepon Darurat dari Lombok

Pukul 02.17 dini hari, Mark Henderson—pemilik perusahaan hospitality asal Australia—bangun dari tidur karena menerima telepon dari manajernya di Lombok.

“Pak Mark… vila utama rusak parah karena gempa. Banyak tamu panik. Kita butuh bantuan secepatnya.”

Mark baru enam bulan beroperasi di Indonesia. Ia sudah membeli polis asuransi standard melalui agen lokal, tanpa memeriksa isi detail karena menganggap risiko di Indonesia “mirip dengan Queensland”.

Namun ia salah besar.

Keesokan harinya, adjuster menyampaikan kabar buruk:

“Maaf, kerusakan akibat gempa bumi tidak dijamin dalam polis Anda.”

Mark terpukul. Ia tidak pernah tahu bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan risiko geologi tertinggi di dunia.

Di sinilah Mark mulai belajar bahwa keberhasilan bisnis asing di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh strategi pasar tetapi juga kemampuan memahami dan mengendalikan risiko lokal.

KENAPA AUSTRALIAN COMPANIES PERLU ASURANSI YANG SERIUS DI INDONESIA

Mengapa investor Australia semakin banyak masuk Indonesia?

  1. biaya tenaga kerja kompetitif
  2. potensi pasar 280 juta penduduk
  3. sumber daya alam besar
  4. pertumbuhan sektor energi & infrastruktur
  5. hubungan diplomatik yang positif

Namun, mereka juga menghadapi risiko:

  1. bencana alam
  2. cuaca ekstrem
  3. risiko kontraktor lokal
  4. birokrasi & regulasi ketat
  5. risiko hukum pihak ketiga
  6. risiko cyber yang meningkat

Dan semuanya harus diasuransikan secara tepat.

RISIKO NYATA YANG WAJIB DIPETAKAN PENGUSAHA AUSTRALIA

Risiko Aset (Property & Business Interruption)

  1. kebakaran industri
  2. banjir bandang
  3. gempa dan likuifaksi
  4. supply chain terganggu
  5. kerusakan mesin vital

Risiko Proyek (Engineering)

  1. keruntuhan struktur
  2. kegagalan desain
  3. kesalahan vendor atau sub-kontraktor
  4. kerusakan alat berat

Risiko Transportasi & Logistik

  1. barang rusak saat bongkar muat
  2. kontainer jatuh ke laut
  3. curah hujan ekstrem merusak kargo

Risiko Liability

  1. cedera pekerja lokal
  2. klaim pihak ketiga
  3. kesalahan profesional
  4. kesalahan direksi

Risiko Cyber & Fraud

  1. serangan ransomware
  2. social engineering
  3. peretasan sistem pembayaran

Banyak pengusaha Australia hanya memproteksi aset fisik padahal liability dan cyber bisa lebih mahal dari kerusakan fisik.

 

KENAPA PENGUSAHA AUSTRALIA SERING SALAH MEMILIH ASURANSI DI INDONESIA

Indonesia memiliki lebih dari 70 perusahaan asuransi. Tantangannya adalah:

1. Isi polis berbeda-beda

Dua polis dengan nama sama, bisa punya jaminan berbeda.

2. Banyak polis tidak mencakup risiko wajib

Seperti:

  1. gempa
  2. banjir
  3. angin topan
  4. kerusakan mesin

3. Perusahaan asuransi memiliki kapasitas berbeda

Proyek besar butuh dukungan reasuransi internasional.

4. Tidak memahami regulasi OJK

Kesalahan umum pengusaha Australia:

  1. membeli asuransi dari luar negeri untuk aset di Indonesia
  2. menganggap polis luar negeri berlaku di Indonesia

Padahal polis bisa tidak sah, dan klaim bisa ditolak total.

 

PERATURAN INDONESIA YANG HARUS DIKETAHUI INVESTOR AUSTRALIA

UU 40 Tahun 2014 – Perasuransian

Dasar hukum industri asuransi Indonesia.

POJK 69/POJK.05/2016 – Penyelenggaraan Usaha Asuransi

Mengatur manajemen risiko dan keuangan perusahaan asuransi.

POJK 23/POJK.05/2015 – Produk Asuransi

Mengatur standar polis yang boleh dipasarkan.

POJK 70/POJK.05/2016 – Lembaga Penunjang Perasuransian

Termasuk aturan broker asuransi.

Local Mandatory Placement

Semua objek di Indonesia wajib diasuransikan melalui perusahaan asuransi Indonesia.

Melanggar aturan ini = polis tidak valid dan klaim tidak dibayar.

 

KUALITAS ASURANSI INDONESIA SETARA STANDAR GLOBAL

Perusahaan asuransi Indonesia didukung oleh reinsurer besar dunia seperti:

  1. Lloyd’s of London
  2. Munich Re
  3. Swiss Re
  4. Reinsurer Asia (Jepang, Korea, Singapura, Hong Kong)

Untuk proyek besar seperti:

  1. pabrik
  2. tambang
  3. solar farm
  4. smelter
  5. hotel & resort

Mayoritas ditempatkan dengan struktur reasuransi internasional.
Jadi investor Australia tidak perlu khawatir bila polisnya disusun dengan benar oleh broker yang berwenang.

 

KUNCI SUKSES: PENGUSAHA AUSTRALIA HARUS MENGGUNAKAN BROKER ASURANSI RESMI

Berdasarkan POJK: Broker asuransi adalah perwakilan sah dari tertanggung (insured).

Artinya:
broker bekerja untuk pengusaha Australia, bukan untuk perusahaan asuransi.

Tugas Broker Resmi (Contoh L&G Insurance Broker)

✔️ 1. Mengidentifikasi semua risiko bisnis

✔️ 2. Mendesain program asuransi yang paling efektif

✔️ 3. Memilih insurer terbaik dari 70 perusahaan asuransi

✔️ 4. Menegosiasikan premi & wording terbaik

✔️ 5. Memastikan kepatuhan penuh dengan OJK

✔️ 6. Mengawal klaim dari awal sampai dibayar

✔️ 7. Melakukan review tahunan untuk biaya dan risiko

Tanpa broker, pengusaha Australia berisiko membeli polis yang salah—dan kehilangan miliaran rupiah seperti Mark dan banyak lainnya.

L&G INSURANCE BROKER — Broker Berbasis AI Pertama di Indonesia

L&G melayani klien multinasional dari:

  1. Australia
  2. Amerika
  3. Malaysia
  4. Singapura
  5. China
  6. Korea
  7. India
  8. dan banyak negara lain

Keunggulan L&G dibanding broker lain:

AI-Based Risk Assessment

  1. deteksi risiko tersembunyi
  2. analisis gap coverage
  3. rekomendasi otomatis
  4. audit wording polis menggunakan AI

AI Claim Monitoring System

Mempercepat proses klaim karena semua dokumen diproses secara otomatis.

Client Dashboard Real-Time

Investor bisa melihat:

  1. status polis
  2. status klaim
  3. risiko
  4. dokumentasi otomatis

Inilah kombinasi yang membuat L&G dipercaya perusahaan Australia.

CONTOH KASUS: Bagaimana L&G Menyelamatkan Bisnis Mark

Setelah klaim gempa Mark ditolak, ia bertemu L&G.
L&G kemudian:

  1. Menilai ulang seluruh risiko villa & resort Mark
  2. Menyusun polis baru mencakup:
  1. gempa
  2. tsunami
  3. banjir
  4. business interruption
  1. Menempatkan kapasitas reasuransi Swiss Re
  2. Menyusun SOP mitigasi risiko bencana
  3. Mengelola klaim area kerusakan berikutnya

Empat bulan kemudian terjadi kerusakan tanah (soil movement).
Klaim Rp 2,4 miliar dibayar penuh berkat desain polis yang benar.

Mark berkata:

“Saya terlambat bertemu broker. Tapi tidak terlambat menyelamatkan bisnis saya.”

JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN AMANKAN FINANCIAL DAN BISNIS ANDA DENGAN ASURANSI YANG TEPAT.

HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773 (PANGGILAN – WHATSAPP – SMS)

Website: lngrisk.co.id 

Email: halo@lngrisk.co.id 

Disclaimer
Informasi dalam website ini bertujuan untuk edukasi, berbagi wawasan, dan pengalaman di bidang manajemen risiko dan asuransi. Konten tidak dimaksudkan untuk mengajari, menyalahkan, menuduh, atau merugikan pihak mana pun. Jika terdapat kesamaan nama, tempat, waktu, atau peristiwa lain, hal tersebut tidak disengaja. Kami memohon maaf apabila ada pihak yang merasa kurang berkenan. Seluruh keputusan atau tindakan berdasarkan informasi di situs ini merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya. Kami tidak menjamin kelengkapan, keakuratan, atau hasil dari penggunaan informasi ini. Untuk kebutuhan spesifik, silakan berkonsultasi dengan profesional yang kompeten.

Terhubung dengan kami

Tanya Meli Sekarang Juga!

Hubungi Meli di halo@lngrisk.co.id atau melalui alternatif chat WhatsApp.