Termination 4.1 - Marine Hull Insurance


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Marine Hull Insurance

Termination 4.1 - Marine Hull Insurance


Marine Hull Institute Time Clause 1/10/83 CL 280

Apa itu polis asuransi Marine Hull?

Polis asuransi Marine Hull atau diterjemahkan dengan Asuransi Rangka Kapal adalah program asuransi yang menjamin kerusakan dan kehilangan atas kapal laut akibat dari resiko-resiko yang disebutkan di dalam polis. Adapun resiko utamanya adalah bahaya laut (perils of the sea)

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi Marine Hull?

Bahaya laut (marine risks) adalah resiko yang paling sering terjadi dan semakin resikonya semakin besar karena adanya perubahan iklim. Resiko laut antara lain, ombak besar, badai, pembajakan, terdampar, tabrakan kapal dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan akibatnya bisa sangat besar seperti kapal rusak dan kapal tenggelam.

Siapa yang memerlukan asuransi Marine Hull?

Pemilik kapal adalah pihak yang paling berkepentingan untuk mengasuransikan kapalnya. Selain itu adalah pihak pencharter atau penyewa, pihak bank atau pihak yang membiayai kapal tersebut. Dan pihak-pihak lain-lain secara hukum berkepentingan terhadap kapal tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi Marine Hull?

Cara paling tepat untuk mendapatkan jaminan asuransi Marine Hull dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang sekaligus sebagai konsultan asuransi. Broker asuransi resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti apa jaminan asuransi Marine Hull?

Untuk mengetahui secara lengkap seperti apa jaminan asuransi Marine Hull, berikut ini  uraikan secara rinci dari masing-masing persyaratan dan ketentuan dari polis asuransi. Baca dan Ikuti dari bagian pertama hingga penjelasan terakhir agar Anda benar-benar paham. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti dengan Anda.

 


1/10/83

(FOR USE ONLY WITH THE NEW MARINE POLICY FORM)

INSTITUTE TIME CLAUSES HULLS

 

This insurance is subject to English law and practice

4. TERMINATION

This Clause 4 shall prevail notwithstanding any provision whether written typed or printed in this insurance inconsistent therewith. Unless the Underwriters agree to the contrary in writing, this insurance shall terminate automatically at the time of

4.1. Change of the Classification Society of the Vessel, or change, suspension, discontinuance, withdrawal or expiry of her Class therein, provided that if the Vessel is at sea such automatic termination shall be deferred until arrival at her next port. However where such change, suspension, discontinuance or withdrawal of her Class has resulted from loss or damage covered by Clause 6 of this insurance or which would be covered by an insurance of the Vessel subject to current Institute War and Strikes Clauses Hulls – Time such automatic termination shall only operate should the Vessel sail from her next port without the prior approval of the Classification Society,

 


1/10/83

(HANYA DIPAKAI DENGAN BENTUK POLIS BARU)

KLAUSULA-KLAUSULA INSTITUT UNTUK PERTANGGUNGAN RANGKA KAPAL ATAS DASAR JANGKA WAKTU

 

4. PENGAKHIRAN

Klausula 4 ini tetap berlaku meskipun pada pertanggungan ini terdapat ketentuan, baik ditulis, diketik ataupun dicetak, yang tidak sejalan dengannya. Kecuali Penanggung setuju sebaliknya secara tertulis, pertanggungan ini akan berakhir dengan sendirinya pada saat terjadi

4.1 perubahan Biro Klasifikasi Kapal Yang Dipertanggungkan, perubahan, penundaan, pemutusan, penarikan atau keberakhiran Klasnya pada Biro Klasifikasi tersebut, dengan ketentuan bahwa jika Kapal tersebut masih berada dalam pelayaran atau ditengah laut keberakhiran dengan sendirinya tersebut ditangguhkan hingga tibanya di pelabuhan berikutnya. Tetapi apabila perubahan, penundaan, pemutusan, atau penarikan Klas-nya tersebut terjadi sebagai akibat dari kerugian atau kerusakan yang dijamin oleh Klausula 6 dari pertanggungan ini atau yang dijamin oleh suatu pertanggungan atas Kapal tersebut berdasarkan Institute War and Strikes Clauses Hulls-Time yang berlaku sekarang, maka keberakhiran pertanggungan dengan sendirinya seperti tersebut di atas baru akan berlaku jika Kapal tersebut berlayar dari pelabuhan berikutnya tanpa persetujuan sebelumnya dari Biro Klasifikasi yang bersangkutan,

 


Penjelasan Tambahan

Polis asuransi rangka kapal atau marine hull insurance dapat batal dan tidak berlaku jika ada perubahaan yang dilakukan atas kapal. Salah satunya adanya jika terjadi perubahaan kelas kapal (vessel classification).

Perubahan kelas ini bisa terjadi disebabkan kapal sudah dipindahtangankan atau dijual ke pihak lain atau ke negara lain yang mempunyai standar kelas yang berbeda. Perubahan kelas juga bisa terjadi jika kapal tidak memenuhi persyaratan dan rekomendasi kelas, jika dalam kondisi seperti maka polis dianggap batal. Jika kapal dalam perjalanan menuju ke pelabuhan terdekat maka jaminan asuransi berlaku sampai di pelabuhan terdekat untuk memberikan kesempatan kepada kapal untuk melakukan perbaikan atau menjalankan rekomendasi dari biro klasifikasi.

Untuk penjelasan lebih lengkap di bawah ini kami tuliskan referensi di sumber yang dapat diandalkan. Jika Anda tertarik dengan tulisan ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Pada bagian bawah tulisan ini kami lampirkan link dari dari narasumber.

Referensi

Pengertian Umum Pembatalan Asuransi

Pengakhiran polis asuransi atau obligasi, sebelum habis masa berlakunya, baik oleh tertanggung atau perusahaan asuransi. Ketentuan pembatalan polis asuransi mengharuskan perusahaan asuransi untuk memberi tahu tertanggung sebelumnya (biasanya 30 hari) tentang pembatalan polis dan menetapkan cara pengembalian premi yang belum diterima.

Sehubungan dengan reasuransi, pembatalan digunakan dalam konteks berikut:

  • Basis penghentian yang berarti bahwa kewajiban reasuradur berdasarkan polis yang menjadi efektif berdasarkan perjanjian sebelum tanggal pembatalan perjanjian tersebut akan berlanjut hingga tanggal berakhirnya setiap polis.
  • Cut off basis berarti bahwa tanggung jawab reasuradur berdasarkan polis yang berlaku berdasarkan perjanjian sebelum tanggal pembatalan perjanjian tersebut akan berhenti sehubungan dengan kerugian akibat kecelakaan yang terjadi pada dan setelah tanggal pembatalan tersebut. Biasanya reasuradur akan mengembalikan kepada perusahaan portofolio premi yang belum merupakan pendapatan, kecuali jika perjanjian tersebut ditulis atas dasar premi yang diperoleh.

Pembatalan Karena Perubahan Klasifikasi Kapal

Lembaga klasifikasi adalah salah satu organisasi utama yang mempromosikan standar tertinggi dalam keselamatan kapal dan kualitas pengiriman. Makalah ini mengulas industri klasifikasi kapal dan mengidentifikasi apa yang dapat dilakukan oleh lembaga klasifikasi untuk menambah nilai industri maritim secara lebih efektif.

Untuk memenuhi tujuan ini, analisis lima kekuatan kompetitif dilakukan, bersama dengan survei pendapat yang dilakukan pada beberapa perusahaan pelayaran terkemuka, untuk menilai dan menetapkan beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan ketika merumuskan strategi bisnis secara keseluruhan. untuk pertumbuhan bisnis jasa klasifikasi.

Temuan dari studi dibahas dengan opsi dan pilihan strategis. Analisis rantai nilai industri jasa klasifikasi bersama dengan manajemen dan operasi kapal dilakukan untuk mengeksplorasi peluang bagi lembaga klasifikasi. Temuan ini juga memberikan panduan bagi pembuat kebijakan yang merancang dan berupaya menerapkan kebijakan pelayaran internasional yang lebih efektif.

Lingkungan untuk industri perkapalan berubah dengan cepat dan selalu menjadi tantangan karena meningkatnya undang-undang, meningkatnya biaya operasional, dan keinginan akan teknologi dan inovasi yang tepat.

Bagaimana klasifikasi kapal dan layanan teknis dapat beradaptasi dan terus menambah dan memberikan nilai kepada klien mereka dan industri pelayaran secara keseluruhan adalah sangat penting sehingga sektor masyarakat klasifikasi dapat meningkatkan posisi strategisnya saat ini dan merumuskan rencana aksi untuk masa depan.

Lembaga klasifikasi adalah pemain utama dalam proses regulasi pengiriman yang aman dan berkualitas karena mereka melayani industri pelayaran sebagai sistem regulasi internal. Kewenangan mereka diilustrasikan oleh sertifikat klasifikasi yang mereka keluarkan ketika kapal dibangun dan dipelihara melalui survei rutin sepanjang hidup mereka. Tanpa sertifikat klasifikasi, kapal tidak dapat memperoleh asuransi dan memiliki nilai komersial yang kecil. Lembaga klasifikasi juga merupakan sumber daya teknis terbesar di industri perkapalan.

Sebagai Organisasi yang Diakui (RO) untuk negara bendera, lembaga klasifikasi memainkan peran penting dalam regulasi keselamatan kapal dan pencegahan polusi. Mereka dibayar untuk layanan ini; namun, mereka tidak memiliki kekuatan penegakan hukum selain mencabut layanan/sertifikasi mereka.

Sistem klasifikasi kapal dimulai pada tahap desain awal kapal dan pembuatan baja, dan meluas ke fabrikasi blok dan pembuatan komponen mesin, pembangunan struktur kapal, pengujian ruang muat, pengujian tangki, dan pemasangan sistem permesinan.

Klasifikasi kapal bertujuan untuk memastikan bahwa kapal tetap fit untuk beroperasi sejak hari penyerahan ketika sertifikat klasifikasi pertama kapal diterbitkan, sampai hari kapal tidak beroperasi. Oleh karena itu, peran masyarakat klasifikasi saat ini mencakup dua aspek mendasar: yang pertama berkaitan dengan pengembangan aturan klasifikasi dan yang kedua menyangkut penerapannya.

Untuk jaminan asuransi kapal selalu gunakan jasa perusahaan broker asuransi

Seperti yang Anda lihat di atas begitu banyak dan rincinya pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan jaminan asuransi Kapal  Laut yang terbaik. Diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas sayangnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi yang berpengalaman di bidang asuransi Marine Hull Insurance. Salah satu perusahaan broker asuransi yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan kapal di Indonesia adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga!


Source:  https://pdf.sciencedirectassets.com/

Baca sebelumnya

«

Baca selanjutnya

»

Bedah Polis Asuransi

Marine Hull Insurance:
  1. Navigation 1.1
  2. Navigation 1.2
  3. Navigation 1.3
  4. Continuation
  5. Breach Of Warranty
  6. Termination 4.1
  7. Termination 4.2
  8. Assignment
  9. Perils 6.1.1. Perils Of The Seas Rivers Lakes Or Other Navigable Waters
  10. Perils 6.1.2. Fire, Explosion
  11. Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel
  12. Perils 6.1.4. Jettison
  13. Perils 6.1.5. Piracy
  14. Perils 6.1.6. Breakdown of or Accident To Nuclear Installations Or Reactors
  15. Perils 6.1.7. Contact With Aircraft Or Similar Objects, Or Objects Failing Therefrom, Land Conveyance, Dock Or Harbour Equipment Or Installation
  16. Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning
  17. Perils 6.2.1. Accidents In Loading Discharging Or Shifting Cargo Or Fuel
  18. Perils 6.2.2. Bursting Of Boilers Breakage Of Shafts Or Any Latent Defect In The Machinery Or Hull
  19. Perils 6.2.3. Negligence Of Master Officers Crew Or Pilots
  20. Perils 6.2.4. Negligence Of Repairers Or Charterers Provided Such Repairers Or Charterers Are Not An Assured Hereunder
  21. Perils 7. Pollution
  22. Perils 8.1.1. Collision Liability Loss of or Damage
  23. Perils 8.1.2. Collision Liability Delay to or Loss
  24. Perils 8.1.2. Collision Liability General Average Of, Salvage Of, Or Salvage Under Contract
  25. Perils 8.2.1. Where the insured Vessel is in collision with another
  26. Perils 8.2.2. In No Case Shall The Underwriters’ Total Liability
  27. Perils 8.3. The Underwriters will also pay three-fourths of the legal costs incurred by the Assured
  28. Perils 8.4.1. Removal Or Disposal Of Obstructions, Wrecks
  29. Perils 8.4.2. Any Real Or Personal Property Or Thing Whatsoever Except Other Vessels Or Property On Other Vessels
  30. Perils 8.4.3. The Cargo Or Other Property On, Or The Engagements Of, The Insured Vessel
  31. Perils 8.4.4. Loss of life, personal injury or illness
  32. Perils 8.4.5. Pollution or contamination
  33. Perils 9. Sistership
  34. Perils 10.1. Notice Of Claim And Tenders In the event of accident
  35. Perils 10.2. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters
  36. Perils 10.3. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters may also take tenders
  37. Perils 10.4. Notice Of Claim And Tenders In the event of failure to comply
  38. Perils 11.1. General Average And Salvage This insurance covers the Vessel’s proportion of salvage
  39. Perils 11.2. General Average And Salvage Adjustment to be according to the law
  40. Perils 11.3. General Average and Salvage When the Vessel sails in ballast, not under charter
  41. Perils 11.4. General Average and Salvage – No claim under this Clause 11
  42. Perils 12.1. Deductible No claim arising from a peril
  43. Perils 12.2. Deductible – Claims For Damage By Heavy Weather
  44. Perils 12.3. Deductible – Excluding Any Interest Comprised Therein
  45. Perils 12.4. Deductible – Interest comprised
  46. Perils 13.1. Duty Of Assured (Sue And Labour) – In case of any loss or misfortune
  47. Perils 13.2. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Subject to the provisions below and to Clause 12
  48. Perils 13.3. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Measures taken by the Assured or the Underwriters
  49. Perils 13.4. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When expenses are incurred pursuant to this Clause 13
  50. Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel
  51. Perils 13.6. Duty Of Assured (Sue And Labour) – The sum recoverable under this Clause 13
  52. Perils 14. New For Old
  53. Perils 15.1. Bottom Treatment – Grit blasting and/or other surface preparation
  54. Perils 15.2. Bottom Treatment – Gritblasting And/Or Other Surface Preparation Of: The Butts
  55. Perils 15.3. Bottom Treatment – Supplying And Applying The First Coat Of Primer/Anti -Corrosive
  56. Perils 16. Wages And Maintenance
  57. Perils 17. Agency Commission
  58. Perils 18.1. Unrepaired Damage – The measure of indemnity
  59. Perils 18.2. Urepaired Damage –
  60. Perils 18.3. Unrepaired Damage – The Underwriters shall not be liable
  61. Perils 19.1. Constructive Total Loss – In ascertaining whether the Vessel
  62. Perils 19.2. Constructive Total Loss – No Claim For Constructive Total Loss Based Upon The Cost Of Recovery
  63. Perils 20. Freight Waiver
  64. Perils 21.1.1. Disbursements Warranty – Disbursements, Managers’ Commissions, Profits or Excess
  65. Perils 21.1.2. Disbursements Warranty – Freight, Chartered Freight Or Anticipated Freight, Insured For Time
  66. Perils 21.1.3. Disbursements Warranty – Freight Or Hire, Under Contracts For Voyage
  67. Perils 21.1.4. Disbursements Warranty – Anticipated Freight if the Vessel sails in ballast
  68. Perils 21.1.5. Disbursements Warranty – Time Charter Hire or Charter Hire for Series of Voyages
  69. Perils 21.1.6. Disbursements Warranty – Premiums
  70. Perils 21.1.7. Disbursements Warranty – Returns of Premium
  71. Perils 21.1.8. Disbursements Warranty – Insurance irrespective of amount against
  72. Perils 21.2. Disbursements Warranty – Warranted that no insurance
  73. Perils 22.1.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – Pro rata monthly net for each uncommenced month
  74. Perils 22.1.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – For each period of 30 consecutive days the Vessel
  75. Perils 22.2.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – A Total Loss Of The Vessel
  76. Perils 22.2.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – In No Case Shall A Return Be Allowed When The Vessel
  77. Perils 22.2.3. Returns For Lay-Up And Cancellation – Loading Or Discharging Operations
  78. Perils 22.2.4. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Amendment Of The Annual Rate
  79. Perils 22.2.5. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Return Recoverable Under This Clause 22
  80. Perils 23.1. War Exclusion – War Civil War Revolution Rebellion Insurrection
  81. Perils 23.2. War Exclusions – Capture Seizure Arrest Restraint Or Detainmen
  82. Perils 23.3. War Exclusions – Derelict mines torpedoes bombs or other derelict weapons of war.
  83. Perils 24.1. Strike Exclusion – Strikers, Locked-out workmen
  84. Perils 24.2. Strike Exclusion – Any Terrorist Or Any Person Acting From A Political Motive
  85. Perils 25.1. Malicious Acts Exclusion – The Detonation Of An Explosive
  86. Perils 25.2. Malicious Acts Exclusion – Any Weapon Of War And Caused By Any Person
  87. Perils 26. Nuclear Exclusion

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Marine Hull Insurance
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location