Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning - Marine Hull Insurance


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Marine Hull Insurance

Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning - Marine Hull Insurance


Marine Hull Institute Time Clause 1/10/83 CL 280

Apa itu polis asuransi Marine Hull?

Polis asuransi Marine Hull atau diterjemahkan dengan Asuransi Rangka Kapal adalah program asuransi yang menjamin kerusakan dan kehilangan atas kapal laut akibat dari resiko-resiko yang disebutkan di dalam polis. Adapun resiko utamanya adalah bahaya laut (perils of the sea)

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi Marine Hull?

Bahaya laut (marine risks) adalah resiko yang paling sering terjadi dan semakin resikonya semakin besar karena adanya perubahan iklim. Resiko laut antara lain, ombak besar, badai, pembajakan, terdampar, tabrakan kapal dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan akibatnya bisa sangat besar seperti kapal rusak dan kapal tenggelam.

Siapa yang memerlukan asuransi Marine Hull?

Pemilik kapal adalah pihak yang paling berkepentingan untuk mengasuransikan kapalnya. Selain itu adalah pihak pencharter atau penyewa, pihak bank atau pihak yang membiayai kapal tersebut. Dan pihak-pihak lain-lain secara hukum berkepentingan terhadap kapal tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi Marine Hull?

Cara paling tepat untuk mendapatkan jaminan asuransi Marine Hull dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang sekaligus sebagai konsultan asuransi. Broker asuransi resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti apa jaminan asuransi Marine Hull?

Untuk mengetahui secara lengkap seperti apa jaminan asuransi Marine Hull, berikut ini  uraikan secara rinci dari masing-masing persyaratan dan ketentuan dari polis asuransi. Baca dan Ikuti dari bagian pertama hingga penjelasan terakhir agar Anda benar-benar paham. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti dengan Anda.

 


1/10/83

(FOR USE ONLY WITH THE NEW MARINE POLICY FORM)

INSTITUTE TIME CLAUSES HULLS

 

This insurance is subject to English law and practice

6 PERILS

6.1 This insurance covers loss of or damage to the subject-matter insured caused by

6.1.8 earthquake volcanic eruption or lightning

 


1/10/83

(HANYA DIPAKAI DENGAN BENTUK POLIS BARU)

KLAUSULA-KLAUSULA INSTITUT UNTUK PERTANGGUNGAN RANGKA KAPAL ATAS DASAR JANGKA WAKTU

 

6. BAHAYA-BAHAYA

6.1 Pertanggungan ini menjamin kerugian atas atau kerusakan pada obyek pertanggungan yang disebabkan oleh

6.1.8 gempa bumi, letusan gunung berapi atau sambaran petir .

 


Penjelasan Tambahan

Polis asuransi rangka kapal atau marine hull insurance juga menjamin resiko akibat terjadinya gempa bumi. Meskipun kapal berada di laut tapi dampak gempa bumi bisa dirasakan dan kapal bisa terkena dampaknya. Terjadinya ombak besar dan bahkan tsunami merupakan bukti dari dampak yang dapat dirasakan pada kapal yang sedang berlayar.

Kerusakan yang terjadi mungkin tidak seperti kerusakan yang terjadi di darat tapi akan tetapi kerusakan yang bisa terjadi bisa sangat parah hingga kapal tenggelam akibat ombak besar setelah terjadinya gempa.

Polis asuransi juga menjamin resiko akibat terjadinya petir. Ketika kapal berlayar dan cuaca mendung dan angin badai sering diiringi dengan timbulnya petir. Kapal sebagai satu-satunya objek yang berada di sekitar kilatan petir dapat menjadi sasaran dan tersambar oleh petir. Akibatnya kapal rusak dan bisa juga terjadi korsleting listrik dan merusakan mesin.

Untuk penjelasanlebih lanjut berikut ini kami tuliskan tambahan informasi dari beberapa sumber. Jika Anda tertarik dengan tulisan ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Pada bagian bawah dari tulisan ini kami lampirkan juga link dari nasasumber.

Referensi

Gambaran Gempa Bumi

Gempa bumi adalah goncangan bumi yang tiba-tiba dan cepat yang disebabkan oleh pecahnya dan bergesernya batuan di bawah permukaan bumi. Guncangan ini terkadang dapat memicu terjadinya tanah longsor, longsor, banjir bandang, kebakaran, dan tsunami.

Potensi biaya gempa bumi telah meningkat karena meningkatnya pembangunan perkotaan di daerah yang aktif secara seismik dan kerentanan bangunan tua, yang mungkin belum dibangun atau ditingkatkan ke kode bangunan saat ini.

Bahaya geologi laut

  • gempa bumi
  • tanah longsor bawah laut dan tsunami terkait
  • letusan gunung berapi
  • gerusan dasar laut, transpor sedimen, dan gas dangkal.

Semua bahaya ini memiliki efek baik di darat maupun di bawah laut. Bahaya yang terkait dengan bahaya geologi laut

Saat lempeng bergerak, sejumlah besar energi dilepaskan. Batuan cair juga bisa dipaksa naik melalui permukaan bumi. Bahaya utama yang dihasilkan meliputi:

  • goncangan tanah yang mengakibatkan tanah longsor di atas tanah, kerusakan infrastruktur dan bangunan serta keruntuhan
  • tsunami – disebabkan (i) secara langsung berupa gempa bumi bawah laut yang menggeser dasar laut ke atas atau ke bawah, atau (ii) secara tidak langsung oleh tanah longsor bawah laut masif yang dipicu oleh guncangan gempa yang kuat
  • letusan gunung berapi (baik di darat maupun di bawah laut), dengan aliran lava terkait, dan tephra (abu vulkanik).

Asuransi gempa bumi

Tidak seperti asuransi banjir, pertanggungan gempa bumi tersedia dari perusahaan asuransi swasta dan bukan dari pemerintah. Cakupan untuk jenis kerusakan lain yang mungkin diakibatkan oleh gempa bumi, seperti kebakaran dan kerusakan air akibat pipa gas dan air yang meledak, disediakan oleh polis asuransi rumah dan bisnis standar di sebagian besar negara bagian. Mobil dan kendaraan lainnya dilindungi dari kerusakan akibat gempa dengan asuransi komprehensif yang juga memberikan perlindungan terhadap kerusakan akibat banjir dan badai serta pencurian.

Penanggung yang tidak menjual asuransi gempa bumi mungkin masih terkena dampak bencana ini karena kerugian akibat kebakaran setelah gempa. Kerugian ini dapat melibatkan klaim untuk gangguan bisnis dan biaya hidup tambahan juga. Mobil dan kendaraan lain ditanggung untuk kerusakan akibat gempa di bawah bagian komprehensif dari polis asuransi mobil.

Apa itu petir?

Petir adalah pelepasan muatan listrik statis yang terjadi secara alami di mana dua daerah bermuatan listrik, baik di atmosfer atau dengan satu di tanah, untuk sementara menyamakan diri, menyebabkan pelepasan energi seketika sebanyak satu gigajoule. Pelepasan ini dapat menghasilkan berbagai radiasi elektromagnetik, dari panas yang diciptakan oleh pergerakan elektron yang cepat, hingga kilatan cahaya tampak yang cemerlang dalam bentuk radiasi benda hitam. Petir menyebabkan guntur, suara dari gelombang kejut yang berkembang saat gas di sekitar pelepasan mengalami peningkatan tekanan secara tiba-tiba. Petir biasanya terjadi selama badai petir serta jenis sistem cuaca energik lainnya, tetapi petir vulkanik juga dapat terjadi selama letusan gunung berapi.

Tiga jenis utama petir dibedakan berdasarkan tempat terjadinya: baik di dalam satu awan petir, di antara dua awan yang berbeda, atau antara awan dan tanah. Banyak varian pengamatan lain yang dikenali, termasuk “petir panas”, yang dapat dilihat dari jarak yang sangat jauh tetapi tidak terdengar; petir kering, yang dapat menyebabkan kebakaran hutan; dan bola petir, yang jarang diamati secara ilmiah.

Elektrifikasi

Area pengisian utama dalam badai petir terjadi di bagian tengah badai di mana udara bergerak ke atas dengan cepat (updraft) dan suhu berkisar dari 15 hingga 25 °C (5 hingga 13 °F).

Rincian proses pengisian masih dipelajari oleh para ilmuwan, tetapi ada kesepakatan umum tentang beberapa konsep dasar elektrifikasi badai petir. Elektrifikasi bisa dengan efek Triboelectric sebagai akibat dari transfer ion antara benda yang bertabrakan. Tetesan air yang tidak bermuatan dan bertabrakan dapat menjadi bermuatan karena transfer muatan di antara keduanya dalam medan listrik seperti yang terjadi pada awan Guntur.

Area pengisian utama dalam badai petir terjadi di bagian tengah badai di mana udara bergerak ke atas dengan cepat (updraft) dan suhu berkisar dari 15 hingga 25 °C (5 hingga 13 °F); Di daerah itu, kombinasi suhu dan gerakan udara ke atas yang cepat menghasilkan campuran tetesan awan yang sangat dingin (tetesan air kecil di bawah titik beku), kristal es kecil, dan graupel (hujan es lembut). Updraft membawa tetesan awan yang sangat dingin dan kristal es yang sangat kecil ke atas. Pada saat yang sama, graupel, yang jauh lebih besar dan lebih padat, cenderung jatuh atau tertahan di udara yang naik.

Ketika kristal es yang naik bertabrakan dengan graupel, kristal es menjadi bermuatan positif dan graupel menjadi bermuatan negatif.

Perbedaan pergerakan presipitasi menyebabkan terjadinya tumbukan. Ketika kristal es yang naik bertabrakan dengan graupel, kristal es menjadi bermuatan positif dan graupel menjadi bermuatan negatif;. Aliran ke atas membawa kristal es bermuatan positif ke atas menuju puncak awan badai. Graupel yang lebih besar dan lebih padat tertahan di tengah awan badai atau jatuh ke bagian bawah badai.

Bagian atas awan badai menjadi bermuatan positif sedangkan bagian tengah hingga bagian bawah awan badai menjadi bermuatan negatif.

Akibatnya, bagian atas awan badai menjadi bermuatan positif sedangkan bagian tengah hingga bawah awan badai menjadi bermuatan negatif.

Untuk jaminan asuransi kapal selalu gunakan jasa perusahaan broker asuransi

Seperti yang Anda lihat di atas begitu banyak dan rincinya pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan jaminan asuransi Kapal  Laut yang terbaik. Diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas sayangnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi yang berpengalaman di bidang asuransi Marine Hull Insurance. Salah satu perusahaan broker asuransi yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan kapal di Indonesia adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga!


Source:

  1. https://niwa.co.nz/natural-hazards/marine-geological-hazards
  2. https://www.iii.org/article/background-on-earthquake-insurance-and-risk
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Lightning

Bedah Polis Asuransi

Marine Hull Insurance:
  1. Navigation 1.1
  2. Navigation 1.2
  3. Navigation 1.3
  4. Continuation
  5. Breach Of Warranty
  6. Termination 4.1
  7. Termination 4.2
  8. Assignment
  9. Perils 6.1.1. Perils Of The Seas Rivers Lakes Or Other Navigable Waters
  10. Perils 6.1.2. Fire, Explosion
  11. Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel
  12. Perils 6.1.4. Jettison
  13. Perils 6.1.5. Piracy
  14. Perils 6.1.6. Breakdown of or Accident To Nuclear Installations Or Reactors
  15. Perils 6.1.7. Contact With Aircraft Or Similar Objects, Or Objects Failing Therefrom, Land Conveyance, Dock Or Harbour Equipment Or Installation
  16. Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning
  17. Perils 6.2.1. Accidents In Loading Discharging Or Shifting Cargo Or Fuel
  18. Perils 6.2.2. Bursting Of Boilers Breakage Of Shafts Or Any Latent Defect In The Machinery Or Hull
  19. Perils 6.2.3. Negligence Of Master Officers Crew Or Pilots
  20. Perils 6.2.4. Negligence Of Repairers Or Charterers Provided Such Repairers Or Charterers Are Not An Assured Hereunder
  21. Perils 7. Pollution
  22. Perils 8.1.1. Collision Liability Loss of or Damage
  23. Perils 8.1.2. Collision Liability Delay to or Loss
  24. Perils 8.1.2. Collision Liability General Average Of, Salvage Of, Or Salvage Under Contract
  25. Perils 8.2.1. Where the insured Vessel is in collision with another
  26. Perils 8.2.2. In No Case Shall The Underwriters’ Total Liability
  27. Perils 8.3. The Underwriters will also pay three-fourths of the legal costs incurred by the Assured
  28. Perils 8.4.1. Removal Or Disposal Of Obstructions, Wrecks
  29. Perils 8.4.2. Any Real Or Personal Property Or Thing Whatsoever Except Other Vessels Or Property On Other Vessels
  30. Perils 8.4.3. The Cargo Or Other Property On, Or The Engagements Of, The Insured Vessel
  31. Perils 8.4.4. Loss of life, personal injury or illness
  32. Perils 8.4.5. Pollution or contamination
  33. Perils 9. Sistership
  34. Perils 10.1. Notice Of Claim And Tenders In the event of accident
  35. Perils 10.2. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters
  36. Perils 10.3. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters may also take tenders
  37. Perils 10.4. Notice Of Claim And Tenders In the event of failure to comply
  38. Perils 11.1. General Average And Salvage This insurance covers the Vessel’s proportion of salvage
  39. Perils 11.2. General Average And Salvage Adjustment to be according to the law
  40. Perils 11.3. General Average and Salvage When the Vessel sails in ballast, not under charter
  41. Perils 11.4. General Average and Salvage – No claim under this Clause 11
  42. Perils 12.1. Deductible No claim arising from a peril
  43. Perils 12.2. Deductible – Claims For Damage By Heavy Weather
  44. Perils 12.3. Deductible – Excluding Any Interest Comprised Therein
  45. Perils 12.4. Deductible – Interest comprised
  46. Perils 13.1. Duty Of Assured (Sue And Labour) – In case of any loss or misfortune
  47. Perils 13.2. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Subject to the provisions below and to Clause 12
  48. Perils 13.3. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Measures taken by the Assured or the Underwriters
  49. Perils 13.4. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When expenses are incurred pursuant to this Clause 13
  50. Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel
  51. Perils 13.6. Duty Of Assured (Sue And Labour) – The sum recoverable under this Clause 13
  52. Perils 14. New For Old
  53. Perils 15.1. Bottom Treatment – Grit blasting and/or other surface preparation
  54. Perils 15.2. Bottom Treatment – Gritblasting And/Or Other Surface Preparation Of: The Butts
  55. Perils 15.3. Bottom Treatment – Supplying And Applying The First Coat Of Primer/Anti -Corrosive
  56. Perils 16. Wages And Maintenance
  57. Perils 17. Agency Commission
  58. Perils 18.1. Unrepaired Damage – The measure of indemnity
  59. Perils 18.2. Urepaired Damage –
  60. Perils 18.3. Unrepaired Damage – The Underwriters shall not be liable
  61. Perils 19.1. Constructive Total Loss – In ascertaining whether the Vessel
  62. Perils 19.2. Constructive Total Loss – No Claim For Constructive Total Loss Based Upon The Cost Of Recovery
  63. Perils 20. Freight Waiver
  64. Perils 21.1.1. Disbursements Warranty – Disbursements, Managers’ Commissions, Profits or Excess
  65. Perils 21.1.2. Disbursements Warranty – Freight, Chartered Freight Or Anticipated Freight, Insured For Time
  66. Perils 21.1.3. Disbursements Warranty – Freight Or Hire, Under Contracts For Voyage
  67. Perils 21.1.4. Disbursements Warranty – Anticipated Freight if the Vessel sails in ballast
  68. Perils 21.1.5. Disbursements Warranty – Time Charter Hire or Charter Hire for Series of Voyages
  69. Perils 21.1.6. Disbursements Warranty – Premiums
  70. Perils 21.1.7. Disbursements Warranty – Returns of Premium
  71. Perils 21.1.8. Disbursements Warranty – Insurance irrespective of amount against
  72. Perils 21.2. Disbursements Warranty – Warranted that no insurance
  73. Perils 22.1.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – Pro rata monthly net for each uncommenced month
  74. Perils 22.1.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – For each period of 30 consecutive days the Vessel
  75. Perils 22.2.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – A Total Loss Of The Vessel
  76. Perils 22.2.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – In No Case Shall A Return Be Allowed When The Vessel
  77. Perils 22.2.3. Returns For Lay-Up And Cancellation – Loading Or Discharging Operations
  78. Perils 22.2.4. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Amendment Of The Annual Rate
  79. Perils 22.2.5. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Return Recoverable Under This Clause 22
  80. Perils 23.1. War Exclusion – War Civil War Revolution Rebellion Insurrection
  81. Perils 23.2. War Exclusions – Capture Seizure Arrest Restraint Or Detainmen
  82. Perils 23.3. War Exclusions – Derelict mines torpedoes bombs or other derelict weapons of war.
  83. Perils 24.1. Strike Exclusion – Strikers, Locked-out workmen
  84. Perils 24.2. Strike Exclusion – Any Terrorist Or Any Person Acting From A Political Motive
  85. Perils 25.1. Malicious Acts Exclusion – The Detonation Of An Explosive
  86. Perils 25.2. Malicious Acts Exclusion – Any Weapon Of War And Caused By Any Person
  87. Perils 26. Nuclear Exclusion

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Marine Hull Insurance
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location