Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel - Marine Hull Insurance


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Marine Hull Insurance

Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel - Marine Hull Insurance


Marine Hull Institute Time Clause 1/10/83 CL 280

Apa itu polis asuransi Marine Hull?

Polis asuransi Marine Hull atau diterjemahkan dengan Asuransi Rangka Kapal adalah program asuransi yang menjamin kerusakan dan kehilangan atas kapal laut akibat dari resiko-resiko yang disebutkan di dalam polis. Adapun resiko utamanya adalah bahaya laut (perils of the sea)

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi Marine Hull?

Bahaya laut (marine risks) adalah resiko yang paling sering terjadi dan semakin resikonya semakin besar karena adanya perubahan iklim. Resiko laut antara lain, ombak besar, badai, pembajakan, terdampar, tabrakan kapal dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan akibatnya bisa sangat besar seperti kapal rusak dan kapal tenggelam.

Siapa yang memerlukan asuransi Marine Hull?

Pemilik kapal adalah pihak yang paling berkepentingan untuk mengasuransikan kapalnya. Selain itu adalah pihak pencharter atau penyewa, pihak bank atau pihak yang membiayai kapal tersebut. Dan pihak-pihak lain-lain secara hukum berkepentingan terhadap kapal tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi Marine Hull?

Cara paling tepat untuk mendapatkan jaminan asuransi Marine Hull dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang sekaligus sebagai konsultan asuransi. Broker asuransi resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti apa jaminan asuransi Marine Hull?

Untuk mengetahui secara lengkap seperti apa jaminan asuransi Marine Hull, berikut ini  uraikan secara rinci dari masing-masing persyaratan dan ketentuan dari polis asuransi. Baca dan Ikuti dari bagian pertama hingga penjelasan terakhir agar Anda benar-benar paham. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti dengan Anda.

 


1/10/83

(FOR USE ONLY WITH THE NEW MARINE POLICY FORM)

INSTITUTE TIME CLAUSES HULLS

This insurance is subject to English law and practice

6 PERILS

6.1 This insurance covers loss of or damage to the subject-matter insured caused by

6.1.3 violent theft by persons from outside the Vessel

 


1/10/83

(HANYA DIPAKAI DENGAN BENTUK POLIS BARU)

KLAUSULA-KLAUSULA INSTITUT UNTUK PERTANGGUNGAN RANGKA KAPAL ATAS DASAR JANGKA WAKTU

 

6. BAHAYA-BAHAYA

6.1 Pertanggungan ini menjamin kerugian atas atau kerusakan pada obyek pertanggungan yang disebabkan oleh

6.1.3 pencurian dengan kekerasan oleh orangorang dari luar Kapal Yang Dipertanggungkan

 


Penjelasan Tambahan

Polis asuransi kapal laut atau Marine Hull Insurance menjamin resiko akibat pencurian, penjarahan serta pembajakan yang dilakukan oleh orang luar kapal (bukan bagian dari pemilik dan awak kapal).

Resiko ini merupakan salah resiko yang paling ditakuti oleh pemilik kapal karena resiko yang terjadi bisa sangat besar. Komponen kapal hilang dan rusak bahkan kapalnya pun bisa dicuri.

Resiko pencurian dan pembajakan dilakukan di lokasi-lokasi yang rawan seperti perairan yang sempit seperti di Selat Malaka, Terusan Suez atau di di daerah yang terjadi konflik seperti di perairan Somalia.

Pencurian dalam ukuran kecil juga sering terjadi di pelabuhan atau pada saat kapal sandar dan pencuri menyelinap masuk dan mengambil barang-barang berharga dari atas kapal.

Untuk penjelasan lebih lengkap di bawah ini kami tuliskan referensi di sumber yang dapat diandalkan. Jika Anda tertarik dengan tulisan ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Pada bagian bawah tulisan ini kami lampirkan link dari dari narasumber.

Referensi

TEBUSAN PEMBAJAKAN DAN ASURANSI LAUT

Penyerangan dan pembajakan kapal oleh perompak seperti yang terjadi di Somalia dan tebusan yang diminta dan dibayar oleh pemilik terjadi secara drastis dan puncaknya pada tahun 2007, terus terjadi pada tahun 2008 dan 2009. Makalah untuk menangani uang tebusan hanya itulah kasus yang paling banyak diselesaikan. Kami membahas pertanggungan oleh asuransi serta kontribusi oleh

Kami mengutip definisi pembajakan dalam United Nations Convention on the Law of the Sea, UNCLOS 1982 sebagai berikut:.

“(a) any illegal acts of violence or detention, or any act of depredation, committed for private ends by the crew or the passengers of a private ship or a private aircraft, and directed:(i) on the high seas, against another ship or aircraft, or against persons or property on board such ship or aircraft;(ii) against a ship, aircraft, persons or property in a place outside the jurisdiction of any State;(b) any act of voluntary participation in the operation of a ship or of an aircraft with knowledge of facts making it a pirate ship or aircraft;(c) any act of inciting or of intentionally facilitating an act described in subparagraph (a) or (b).” It is to stress the factors to constitute a piracy behavior must be “on the high seas”, “outside the jurisdiction of any state” that excludes coastal attacks. While International Maritime Bureau, IMB defines piracy as “an act of boarding or attempting to board any ship with the apparent intent to commit theft or any other crime and with the apparent intent or capability to use force in the furtherance of that act.” Thus covers actual or attempted attacks whether berthed, at anchor, or at sea. Insurance Dictionary define pirate with “….whilst outside jurisdiction any state and owing allegiance to no recognized flag…..for personal gain and not for political ends.” Standard insurance policy state that the piracy robbery is mostly excepted by the “War Exclusion”, “Capture, Seizure, Detention Exclusions Clause”, there must be included by additional covered when additional premium paid1”

(a) setiap tindakan kekerasan atau penahanan yang tidak sah, atau tindakan perusakan apa pun, yang dilakukan untuk tujuan pribadi oleh awak atau penumpang kapal atau pesawat udara pribadi, dan ditujukan: (i) di laut lepas, terhadap orang lain kapal atau pesawat udara, atau terhadap orang atau harta benda di atas kapal atau pesawat udara tersebut; (ii) terhadap kapal, pesawat udara, orang atau harta benda di suatu tempat di luar yurisdiksi suatu Negara; (b) setiap tindakan partisipasi sukarela dalam pengoperasian kapal atau pesawat udara dengan pengetahuan tentang fakta menjadikannya kapal atau pesawat terbang bajak laut; (c) setiap tindakan menghasut atau dengan sengaja memfasilitasi tindakan yang dijelaskan dalam sub-ayat (a) atau (b).” Ini untuk menekankan faktor-faktor yang membentuk perilaku pembajakan harus “di laut lepas”, “di luar yurisdiksi negara mana pun” yang mengecualikan serangan pantai. Sementara Biro Maritim Internasional, IMB mendefinisikan pembajakan sebagai “tindakan menaiki atau mencoba menaiki kapal apa pun dengan maksud yang jelas untuk melakukan pencurian atau kejahatan lainnya dan dengan maksud atau kemampuan yang jelas untuk menggunakan kekuatan dalam melanjutkan tindakan itu.” Dengan demikian mencakup serangan yang sebenarnya atau percobaan apakah berlabuh, berlabuh, atau di laut. Kamus Asuransi mendefinisikan bajak laut dengan “….sementara di luar yurisdiksi negara bagian mana pun dan karena kesetiaan pada bendera yang tidak diakui ….. untuk keuntungan pribadi dan bukan untuk tujuan politik.” Standar polis asuransi menyatakan bahwa perampokan pembajakan sebagian besar dikecualikan oleh “Pengecualian Perang”, “Klausul Pengecualian Penangkapan, Penyitaan, Penahanan”, harus ada tambahan pertanggungan ketika premi tambahan dibayarkan1”

Namun, definisi atau penjelasan tentang pembajakan tidak lagi memenuhi praktik berperilaku bajak laut. Klausa waktu baku menjelaskan pencurian dengan kekerasan berarti orang luar dengan kekerasan2, ada juga barang pembajakan, tetapi yang dicakup hanya kerusakan atau kerugian yang disebabkan oleh pencurian dengan kekerasan atau oleh pembajakan bukan barang itu sendiri.

Pembajakan paling sederhana hanya mengambil uang dari brankas kapal lalu segera pergi. Kasus yang lebih serius adalah menyerang dan menduduki kapal, menelan muatan, mengambil alih harta benda atau muatan di atas kapal, membuang awak kapal, atau menangkap kapal, muatan, awak kapal atau hanya untuk tebusan, penculikan atau bahkan pemaksaan awak kapal untuk ditempa menjadi bajak laut, dll. Memaksa menjadi kapal bajak laut atau bahkan menghancurkan kapal sama sekali.3

Pembajakan mungkin terkait dengan asuransi Hull, asuransi kewajiban, klausul kargo, asuransi peti kemas, kehilangan sewa, dll. Menahan kapal, kargo dan Awak kapal untuk tebusan mungkin merupakan kasus paling populer dari pembajakan modern yang terjadi di Somalia. Serangan pembajakan biasa terjadi di perairan sempit. Garis sibuk dapat menarik lebih banyak perampokan. Laut Merah ke Asia sempit dan sibuk. Laut Merah ke Eropa adalah jalur tersibuk.

Poin umum simbolis adalah kapal dapat melambat di perairan sempit sehingga mudah disusul. Kapal dagang dapat membawa kargo berharga atau embargo. Minyak mentah mungkin lebih didorong menjadi target. Selat Malaka merupakan frekuensi tertinggi kemunculan perompakan yang dipatroli oleh armada Singapura, Indonesia, dan Malaysia setelah tahun 2004 dan perompak menghilang4

Untuk jaminan asuransi kapal selalu gunakan jasa perusahaan broker asuransi

Seperti yang Anda lihat di atas begitu banyak dan rincinya pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan jaminan asuransi Kapal  Laut yang terbaik. Diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas sayangnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi yang berpengalaman di bidang asuransi Marine Hull Insurance. Salah satu perusahaan broker asuransi yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan kapal di Indonesia adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga!


Source: https://www.jstage.jst.go.jp/article/eastpro/2009/0/2009_0_21/_pdf/-char/ja

Baca sebelumnya

«

Baca selanjutnya

»

Bedah Polis Asuransi

Marine Hull Insurance:
  1. Navigation 1.1
  2. Navigation 1.2
  3. Navigation 1.3
  4. Continuation
  5. Breach Of Warranty
  6. Termination 4.1
  7. Termination 4.2
  8. Assignment
  9. Perils 6.1.1. Perils Of The Seas Rivers Lakes Or Other Navigable Waters
  10. Perils 6.1.2. Fire, Explosion
  11. Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel
  12. Perils 6.1.4. Jettison
  13. Perils 6.1.5. Piracy
  14. Perils 6.1.6. Breakdown of or Accident To Nuclear Installations Or Reactors
  15. Perils 6.1.7. Contact With Aircraft Or Similar Objects, Or Objects Failing Therefrom, Land Conveyance, Dock Or Harbour Equipment Or Installation
  16. Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning
  17. Perils 6.2.1. Accidents In Loading Discharging Or Shifting Cargo Or Fuel
  18. Perils 6.2.2. Bursting Of Boilers Breakage Of Shafts Or Any Latent Defect In The Machinery Or Hull
  19. Perils 6.2.3. Negligence Of Master Officers Crew Or Pilots
  20. Perils 6.2.4. Negligence Of Repairers Or Charterers Provided Such Repairers Or Charterers Are Not An Assured Hereunder
  21. Perils 7. Pollution
  22. Perils 8.1.1. Collision Liability Loss of or Damage
  23. Perils 8.1.2. Collision Liability Delay to or Loss
  24. Perils 8.1.2. Collision Liability General Average Of, Salvage Of, Or Salvage Under Contract
  25. Perils 8.2.1. Where the insured Vessel is in collision with another
  26. Perils 8.2.2. In No Case Shall The Underwriters’ Total Liability
  27. Perils 8.3. The Underwriters will also pay three-fourths of the legal costs incurred by the Assured
  28. Perils 8.4.1. Removal Or Disposal Of Obstructions, Wrecks
  29. Perils 8.4.2. Any Real Or Personal Property Or Thing Whatsoever Except Other Vessels Or Property On Other Vessels
  30. Perils 8.4.3. The Cargo Or Other Property On, Or The Engagements Of, The Insured Vessel
  31. Perils 8.4.4. Loss of life, personal injury or illness
  32. Perils 8.4.5. Pollution or contamination
  33. Perils 9. Sistership
  34. Perils 10.1. Notice Of Claim And Tenders In the event of accident
  35. Perils 10.2. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters
  36. Perils 10.3. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters may also take tenders
  37. Perils 10.4. Notice Of Claim And Tenders In the event of failure to comply
  38. Perils 11.1. General Average And Salvage This insurance covers the Vessel’s proportion of salvage
  39. Perils 11.2. General Average And Salvage Adjustment to be according to the law
  40. Perils 11.3. General Average and Salvage When the Vessel sails in ballast, not under charter
  41. Perils 11.4. General Average and Salvage – No claim under this Clause 11
  42. Perils 12.1. Deductible No claim arising from a peril
  43. Perils 12.2. Deductible – Claims For Damage By Heavy Weather
  44. Perils 12.3. Deductible – Excluding Any Interest Comprised Therein
  45. Perils 12.4. Deductible – Interest comprised
  46. Perils 13.1. Duty Of Assured (Sue And Labour) – In case of any loss or misfortune
  47. Perils 13.2. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Subject to the provisions below and to Clause 12
  48. Perils 13.3. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Measures taken by the Assured or the Underwriters
  49. Perils 13.4. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When expenses are incurred pursuant to this Clause 13
  50. Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel
  51. Perils 13.6. Duty Of Assured (Sue And Labour) – The sum recoverable under this Clause 13
  52. Perils 14. New For Old
  53. Perils 15.1. Bottom Treatment – Grit blasting and/or other surface preparation
  54. Perils 15.2. Bottom Treatment – Gritblasting And/Or Other Surface Preparation Of: The Butts
  55. Perils 15.3. Bottom Treatment – Supplying And Applying The First Coat Of Primer/Anti -Corrosive
  56. Perils 16. Wages And Maintenance
  57. Perils 17. Agency Commission
  58. Perils 18.1. Unrepaired Damage – The measure of indemnity
  59. Perils 18.2. Urepaired Damage –
  60. Perils 18.3. Unrepaired Damage – The Underwriters shall not be liable
  61. Perils 19.1. Constructive Total Loss – In ascertaining whether the Vessel
  62. Perils 19.2. Constructive Total Loss – No Claim For Constructive Total Loss Based Upon The Cost Of Recovery
  63. Perils 20. Freight Waiver
  64. Perils 21.1.1. Disbursements Warranty – Disbursements, Managers’ Commissions, Profits or Excess
  65. Perils 21.1.2. Disbursements Warranty – Freight, Chartered Freight Or Anticipated Freight, Insured For Time
  66. Perils 21.1.3. Disbursements Warranty – Freight Or Hire, Under Contracts For Voyage
  67. Perils 21.1.4. Disbursements Warranty – Anticipated Freight if the Vessel sails in ballast
  68. Perils 21.1.5. Disbursements Warranty – Time Charter Hire or Charter Hire for Series of Voyages
  69. Perils 21.1.6. Disbursements Warranty – Premiums
  70. Perils 21.1.7. Disbursements Warranty – Returns of Premium
  71. Perils 21.1.8. Disbursements Warranty – Insurance irrespective of amount against
  72. Perils 21.2. Disbursements Warranty – Warranted that no insurance
  73. Perils 22.1.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – Pro rata monthly net for each uncommenced month
  74. Perils 22.1.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – For each period of 30 consecutive days the Vessel
  75. Perils 22.2.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – A Total Loss Of The Vessel
  76. Perils 22.2.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – In No Case Shall A Return Be Allowed When The Vessel
  77. Perils 22.2.3. Returns For Lay-Up And Cancellation – Loading Or Discharging Operations
  78. Perils 22.2.4. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Amendment Of The Annual Rate
  79. Perils 22.2.5. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Return Recoverable Under This Clause 22
  80. Perils 23.1. War Exclusion – War Civil War Revolution Rebellion Insurrection
  81. Perils 23.2. War Exclusions – Capture Seizure Arrest Restraint Or Detainmen
  82. Perils 23.3. War Exclusions – Derelict mines torpedoes bombs or other derelict weapons of war.
  83. Perils 24.1. Strike Exclusion – Strikers, Locked-out workmen
  84. Perils 24.2. Strike Exclusion – Any Terrorist Or Any Person Acting From A Political Motive
  85. Perils 25.1. Malicious Acts Exclusion – The Detonation Of An Explosive
  86. Perils 25.2. Malicious Acts Exclusion – Any Weapon Of War And Caused By Any Person
  87. Perils 26. Nuclear Exclusion

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Marine Hull Insurance
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location