Continuation - Marine Hull Insurance


Save Your Time & Call Us Now

HOTLINE 24/7

0811-8507-773

(Whatsapp - Call - SMS)
Marine Hull Insurance

Continuation - Marine Hull Insurance


Marine Hull Institute Time Clause 1/10/83 CL 280

Apa itu polis asuransi Marine Hull?

Polis asuransi Marine Hull atau diterjemahkan dengan Asuransi Rangka Kapal adalah program asuransi yang menjamin kerusakan dan kehilangan atas kapal laut akibat dari resiko-resiko yang disebutkan di dalam polis. Adapun resiko utamanya adalah bahaya laut (perils of the sea)

Kenapa Anda memerlukan jaminan asuransi Marine Hull?

Bahaya laut (marine risks) adalah resiko yang paling sering terjadi dan semakin resikonya semakin besar karena adanya perubahan iklim. Resiko laut antara lain, ombak besar, badai, pembajakan, terdampar, tabrakan kapal dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan akibatnya bisa sangat besar seperti kapal rusak dan kapal tenggelam.

Siapa yang memerlukan asuransi Marine Hull?

Pemilik kapal adalah pihak yang paling berkepentingan untuk mengasuransikan kapalnya. Selain itu adalah pihak pencharter atau penyewa, pihak bank atau pihak yang membiayai kapal tersebut. Dan pihak-pihak lain-lain secara hukum berkepentingan terhadap kapal tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi Marine Hull?

Cara paling tepat untuk mendapatkan jaminan asuransi Marine Hull dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang sekaligus sebagai konsultan asuransi. Broker asuransi resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti apa jaminan asuransi Marine Hull?

Untuk mengetahui secara lengkap seperti apa jaminan asuransi Marine Hull, berikut ini  uraikan secara rinci dari masing-masing persyaratan dan ketentuan dari polis asuransi. Baca dan Ikuti dari bagian pertama hingga penjelasan terakhir agar Anda benar-benar paham. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti dengan Anda.

 


1/10/83

(FOR USE ONLY WITH THE NEW MARINE POLICY FORM)

INSTITUTE TIME CLAUSES HULLS

This insurance is subject to English law and practice

2. CONTINUATION

Should the Vessel at the expiration of this insurance be at sea or in distress or at a port of refuge or of call, she shall, provided previous notice be given to the Underwriters, be held covered at a pro rata monthly premium to her port of destination.

 


1/10/83

(HANYA DIPAKAI DENGAN BENTUK POLIS BARU)

KLAUSULA-KLAUSULA INSTITUT UNTUK PERTANGGUNGAN RANGKA KAPAL ATAS DASAR JANGKA WAKTU

2. KELANJUTAN JAMINAN

Jika Kapal Yang Dipertanggungkan pada saat berakhirnya pertanggungan ini berada dalam pelayaran atau dalam keadaan darurat atau berada di suatu pelabuhan perlindungan atau pelabuhan singgah, Kapal tersebut, asalkan pemberitahuan sebelumnya diberikan kepada Penanggung, akan tetap berada dalam jaminan pertanggungan ini dengan premi prorata bulan hingga Kapal tersebut tiba di pelabuhan tujuannya Pertanggungan ini tunduk pada hukum dan praktek Inggris

 


Penjelasan Tambahan

Sering terjadi polis asuransi habis masa berlakunya sementara kapal masih dalam perjalanan dari pelabuhan keberangkatan menuju pelabuhan tujuan. Jika mengacu kepada ketentuan polis asuransi biasa maka jaminan asuransi akan berakhir dan kapal tidak dijamin resikonya setelah tanggal berakhir meskipun kapal sedang berlayar. Jelas kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan bagi pemilik kapal. Bagaimana jika terjadi kecelakaan setelah masa berlaku polis berakhir? Sudah barang tentu tidak ada jaminan.

Untuk mengatasi kondisi seperti ini maka polis asuransi Marine Hull memberikan kelonggaran kepada pemilik kapal dengan memberikan perpanjangan jaminan asuransi secara otomatis sejak masa polis habis hingga kapal sampai di pelabuhan tujuan.

Dengan syarat bahwa pemilik kapal atau tertanggung memberitahu kepada perusahaan asuransi sebelumnya. Sudah barang tentu akan ada penambahan premi asuransi. Biayanya premi akan dihitung secara prota yaitu dengan menghitung jumlah hari untuk perpanjangan dibagi dengan 365 hari (satu tahun) dikalikan dengan tarif premi. Hindari jika perusahaan menerapkan perhitungan premi secara short term dimana premi akan dihitung secara persentase dari premi tahun, misalnya 20% dari premi tahun padahal secara pro rata besarnya premi hanya 5% dari premi tahunan.

Cara yang bijaksana adalah dengan mengurus perpanjangan jaminan asuransi jauh hari sebelum jatuh tempo, minimal 1 bulan sebelumnya. Dengan demikian ada waktu yang cukup leluasa untuk mempersiapkan perpanjangan asuransi.

Jika menggunakan jasa broker asuransi maka, broker asuransi akan mengirimkan renewal notice (pemberitahuan perpanjangan) 2 bulan sebelumnya. Setelah itu broker asuransi akan menghubungi Anda untuk mempersiapkan perpanjangan.

Broker asuransi akan meminta informasi mengenai kondisi kapal yang terakhir termasuk keberadaan kapal saat ini. Kemudian juga broker asuransi akan mengingatkan agar semua surat-surat kapal termasuk sertifikat kelas kapal (Ship classification) dalam keadaan aktif.

Jika diperlukan broker asuransi akan mengadakan survey ke atas kapal ketika kapal berada di pelabuhan terdekat. Berdasarkan hasil survey tersebut broker asuransi akan memberitahukan kepada perusahaan asuransi agar mereka mempunyai informasi yang lebih lengkap.

Untuk mendapatkan jaminan yang terbaik kadang-kadang broker asuransi menawarkan kepada beberapa perusahaan asuransi selain tentunya perusahaan asuransi yang ada (existing). Dengan adanya informasi kondisi kapal yang terakhir hal itu lebih mudah untuk dilakukan.

Tapi sering pula terjadi, justru perusahaan asuransi existing tidak berminat untuk memperpanjang polis asuransinya. Ada beberapa alasan, mungkin mereka tidak ingin lagi menjamin asuransi rangka kapal karena mereka mengalami kerugian besar akibat banyak klaim asuransi kapal. Hal seperti itu sering terjadi. Walaupun mereka masih berminat untuk memperpanjang akan tetapi mereka menaikan tarif premi sehingga membebani tertanggung.

Referensi

Klausul ini terutama untuk mengesampingkan kebijakan waktu. Berdasarkan polis waktu, asuransi laut akan menanggung perjalanan laut yang dilakukan oleh kapal sampai dengan jangka waktu tertentu setelah masa berlakunya berakhir dimana perusahaan asuransi tidak seharusnya menanggung risiko apapun. Tetapi klausul kelanjutan akan memungkinkan perusahaan asuransi untuk menanggung kapal dan kargo sampai pelayaran selesai. Tetapi premi tambahan dibayarkan untuk penyisipan klausul ini.

Umumnya asuransi rangka kapal dilakukan melalui kontrak asuransi rangka. Kontrak asuransi hul1 di sini adalah kontrak di mana penanggung berjanji untuk mengganti kerugian tertanggung terhadap kerugian dan kerusakan kapal yang disebabkan oleh bahaya laut. Kontrak asuransi rangka terdiri dari klausul asuransi utama yang dicetak dan klausa mencakup banyak sub-klausul.

Sekarang Institute Time Clauses-Hulls (selanjutnya disebut sebagai “klausul asuransi rangka kapal Inggris” yang dibuat oleh Institute of London Underwriters banyak digunakan sebagai standar atau dasar dari banyak negara di seluruh dunia. klausul asuransi rangka kapal mereka sendiri, mereka baru saja mengadopsi klausul asuransi rangka kapal Inggris yang dibuat dan hukum dan praktik Inggris untuk memecahkan masalah yang terkait dengan asuransi laut.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan Jepang telah membuat sendiri klausul asuransi rangka kapal berdasarkan klausul asuransi rangka kapal Inggris dan menggunakan klausa selama bertahun-tahun Sekarang Amerika menggunakan American Institute Hull Clauses (selanjutnya disebut sebagai “klausul asuransi rangka kapal Amerika” sebagai klausulnya sendiri yang dibuat oleh American Institute of Marine Underwriters pada tahun 1977 dan Jepang juga mengembangkan klausulnya sendiri bernama Japanese Hull Standard Clauses (selanjutnya disebut sebagai “Japanese hull clauses”) yang dibuat oleh Japan Hull Insur ance Association pada tahun 1990. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini tidak hanya untuk membuat studi perbandingan tentang klausul asuransi rangka kapal Inggris 1995, klausul asuransi rangka Amerika 1977 dan klausa rangka Jepang l990, tetapi juga untuk menyediakan beberapa bahan hukum yang diperlukan bagi Korea untuk mendirikan dan melakukan klausul asuransi rangka kapal kami sendiri.

Untuk jaminan asuransi kapal selalu gunakan jasa perusahaan broker asuransi

Seperti yang Anda lihat di atas begitu banyak dan rincinya pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan jaminan asuransi Kapal  Laut yang terbaik. Diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas sayangnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi yang berpengalaman di bidang asuransi Marine Hull Insurance. Salah satu perusahaan broker asuransi yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan kapal di Indonesia adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua keperluan asuransi Anda hubungi L&G sekarang juga!


Source:

https://www.researchgate.net/publication/263631976_A_Comparative_Study_on_the_Institute_Time_Clauses Hulls_1995_American_Institute_Hulls_Clauses_1977_and_Japanese_Hull_Standard_Clauses_1990

Baca sebelumnya

«

Baca selanjutnya

»

Bedah Polis Asuransi

Marine Hull Insurance:
  1. Navigation 1.1
  2. Navigation 1.2
  3. Navigation 1.3
  4. Continuation
  5. Breach Of Warranty
  6. Termination 4.1
  7. Termination 4.2
  8. Assignment
  9. Perils 6.1.1. Perils Of The Seas Rivers Lakes Or Other Navigable Waters
  10. Perils 6.1.2. Fire, Explosion
  11. Perils 6.1.3. Violent theft by persons from outside the Vessel
  12. Perils 6.1.4. Jettison
  13. Perils 6.1.5. Piracy
  14. Perils 6.1.6. Breakdown of or Accident To Nuclear Installations Or Reactors
  15. Perils 6.1.7. Contact With Aircraft Or Similar Objects, Or Objects Failing Therefrom, Land Conveyance, Dock Or Harbour Equipment Or Installation
  16. Perils 6.1.8. Earthquake Volcanic Eruption Or Lightning
  17. Perils 6.2.1. Accidents In Loading Discharging Or Shifting Cargo Or Fuel
  18. Perils 6.2.2. Bursting Of Boilers Breakage Of Shafts Or Any Latent Defect In The Machinery Or Hull
  19. Perils 6.2.3. Negligence Of Master Officers Crew Or Pilots
  20. Perils 6.2.4. Negligence Of Repairers Or Charterers Provided Such Repairers Or Charterers Are Not An Assured Hereunder
  21. Perils 7. Pollution
  22. Perils 8.1.1. Collision Liability Loss of or Damage
  23. Perils 8.1.2. Collision Liability Delay to or Loss
  24. Perils 8.1.2. Collision Liability General Average Of, Salvage Of, Or Salvage Under Contract
  25. Perils 8.2.1. Where the insured Vessel is in collision with another
  26. Perils 8.2.2. In No Case Shall The Underwriters’ Total Liability
  27. Perils 8.3. The Underwriters will also pay three-fourths of the legal costs incurred by the Assured
  28. Perils 8.4.1. Removal Or Disposal Of Obstructions, Wrecks
  29. Perils 8.4.2. Any Real Or Personal Property Or Thing Whatsoever Except Other Vessels Or Property On Other Vessels
  30. Perils 8.4.3. The Cargo Or Other Property On, Or The Engagements Of, The Insured Vessel
  31. Perils 8.4.4. Loss of life, personal injury or illness
  32. Perils 8.4.5. Pollution or contamination
  33. Perils 9. Sistership
  34. Perils 10.1. Notice Of Claim And Tenders In the event of accident
  35. Perils 10.2. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters
  36. Perils 10.3. Notice Of Claim And Tenders The Underwriters may also take tenders
  37. Perils 10.4. Notice Of Claim And Tenders In the event of failure to comply
  38. Perils 11.1. General Average And Salvage This insurance covers the Vessel’s proportion of salvage
  39. Perils 11.2. General Average And Salvage Adjustment to be according to the law
  40. Perils 11.3. General Average and Salvage When the Vessel sails in ballast, not under charter
  41. Perils 11.4. General Average and Salvage – No claim under this Clause 11
  42. Perils 12.1. Deductible No claim arising from a peril
  43. Perils 12.2. Deductible – Claims For Damage By Heavy Weather
  44. Perils 12.3. Deductible – Excluding Any Interest Comprised Therein
  45. Perils 12.4. Deductible – Interest comprised
  46. Perils 13.1. Duty Of Assured (Sue And Labour) – In case of any loss or misfortune
  47. Perils 13.2. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Subject to the provisions below and to Clause 12
  48. Perils 13.3. Duty Of Assured (Sue And Labour) – Measures taken by the Assured or the Underwriters
  49. Perils 13.4. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When expenses are incurred pursuant to this Clause 13
  50. Perils 13.5. Duty Of Assured (Sue And Labour) – When a claim for total loss of the Vessel
  51. Perils 13.6. Duty Of Assured (Sue And Labour) – The sum recoverable under this Clause 13
  52. Perils 14. New For Old
  53. Perils 15.1. Bottom Treatment – Grit blasting and/or other surface preparation
  54. Perils 15.2. Bottom Treatment – Gritblasting And/Or Other Surface Preparation Of: The Butts
  55. Perils 15.3. Bottom Treatment – Supplying And Applying The First Coat Of Primer/Anti -Corrosive
  56. Perils 16. Wages And Maintenance
  57. Perils 17. Agency Commission
  58. Perils 18.1. Unrepaired Damage – The measure of indemnity
  59. Perils 18.2. Urepaired Damage –
  60. Perils 18.3. Unrepaired Damage – The Underwriters shall not be liable
  61. Perils 19.1. Constructive Total Loss – In ascertaining whether the Vessel
  62. Perils 19.2. Constructive Total Loss – No Claim For Constructive Total Loss Based Upon The Cost Of Recovery
  63. Perils 20. Freight Waiver
  64. Perils 21.1.1. Disbursements Warranty – Disbursements, Managers’ Commissions, Profits or Excess
  65. Perils 21.1.2. Disbursements Warranty – Freight, Chartered Freight Or Anticipated Freight, Insured For Time
  66. Perils 21.1.3. Disbursements Warranty – Freight Or Hire, Under Contracts For Voyage
  67. Perils 21.1.4. Disbursements Warranty – Anticipated Freight if the Vessel sails in ballast
  68. Perils 21.1.5. Disbursements Warranty – Time Charter Hire or Charter Hire for Series of Voyages
  69. Perils 21.1.6. Disbursements Warranty – Premiums
  70. Perils 21.1.7. Disbursements Warranty – Returns of Premium
  71. Perils 21.1.8. Disbursements Warranty – Insurance irrespective of amount against
  72. Perils 21.2. Disbursements Warranty – Warranted that no insurance
  73. Perils 22.1.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – Pro rata monthly net for each uncommenced month
  74. Perils 22.1.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – For each period of 30 consecutive days the Vessel
  75. Perils 22.2.1. Returns For Lay-Up And Cancellation – A Total Loss Of The Vessel
  76. Perils 22.2.2. Returns For Lay-Up And Cancellation – In No Case Shall A Return Be Allowed When The Vessel
  77. Perils 22.2.3. Returns For Lay-Up And Cancellation – Loading Or Discharging Operations
  78. Perils 22.2.4. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Amendment Of The Annual Rate
  79. Perils 22.2.5. Returns For Lay-Up And Cancellation – In The Event Of Any Return Recoverable Under This Clause 22
  80. Perils 23.1. War Exclusion – War Civil War Revolution Rebellion Insurrection
  81. Perils 23.2. War Exclusions – Capture Seizure Arrest Restraint Or Detainmen
  82. Perils 23.3. War Exclusions – Derelict mines torpedoes bombs or other derelict weapons of war.
  83. Perils 24.1. Strike Exclusion – Strikers, Locked-out workmen
  84. Perils 24.2. Strike Exclusion – Any Terrorist Or Any Person Acting From A Political Motive
  85. Perils 25.1. Malicious Acts Exclusion – The Detonation Of An Explosive
  86. Perils 25.2. Malicious Acts Exclusion – Any Weapon Of War And Caused By Any Person
  87. Perils 26. Nuclear Exclusion

Jangan Buang Waktu Anda & Hubungi Kami Sekarang!

Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)
Whatsapp Kami 0811-8507-773 
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  

   Kembali ke Bedah Polis Marine Hull Insurance
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Call Center 24/7
0811-8507-773
Request
a Quote
Our Location