L&G Risk Registered by Otoritas Jasa Keuangan KEP-667/KM.10/2012

Gratis Dapatkan Asesment Risiko & Simulasi Premi Asuransi Anda

Isi form di bawah untuk langsung mendapatkan asesmen risiko gratis dari tim ahli kami.
Atau silakan kirimkan ke email:

    OJK Registered KEP-667/KM.10/2012

    Gratis Dapatkan Asesment Risiko & Simulasi Premi Asuransi Anda

    Isi form di bawah untuk langsung mendapatkan asesmen risiko gratis dari tim ahli kami.

      Asuransi Konstruksi

      Silakan konsultasikan kebutuhan asuransi anda bersama kami

      Previous | Next

      Pemerintah Indonesia melalui arahan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, tengah mempercepat target ambisius swasembada energi hijau dengan mendorong Proyek pembangunan PLTS hingga kapasitas 50 Gigawatt, sebuah langkah strategis yang memerlukan manajemen risiko finansial yang sangat matang mengingat besarnya nilai investasi yang dipertaruhkan di setiap lokasi pembangkit. 

      Risiko fisik seperti bencana alam, kegagalan teknis pada tahap pemasangan panel, hingga gangguan rantai pasok global dapat menyebabkan kerugian finansial yang masif, sehingga kepemilikan polis asuransi yang komprehensif bukan lagi sekadar pelengkap administratif melainkan benteng pertahanan modal yang utama bagi setiap pengembang. L&G Insurance Broker hadir sebagai mitra manajemen risiko yang tidak hanya membantu Anda mendapatkan rate premi paling kompetitif melalui negosiasi pasar yang luas, tetapi juga memberikan rekomendasi perluasan jaminan yang paling adaptif sesuai dengan karakteristik teknis proyek energi surya Anda. 

      Mengingat kompleksitas infrastruktur energi terbarukan yang melibatkan ribuan komponen sensitif, sangat krusial bagi Anda untuk didampingi oleh ahli yang mampu melakukan audit risiko mendalam dan memberikan advokasi klaim yang tangguh demi menjaga keberlangsungan bisnis. Dapatkan Simulasi Premi Sekarang untuk audit risiko Anda bersama pakar L&G Insurance Broker. Hubungi WhatsApp kami di 0811-8507-773 atau email ke halo@lngrisk.co.id

      Mengenal Ambisi Besar Pemerintah Melalui Proyek Pembangunan PLTS 50 GW

      Indonesia saat ini sedang berada dalam fase krusial transisi energi nasional. Melalui berbagai kebijakan strategis yang dicanangkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, pemerintah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur dan pembangkit energi hijau di Asia Tenggara. Target 50 GW merupakan angka yang sangat menantang dan memerlukan kolaborasi antara pendanaan internasional, teknologi canggih, serta perlindungan aset yang kokoh.

      Dalam berbagai laporan berita terbaru, pemerintah menekankan bahwa keberhasilan Proyek pembangunan PLTS skala gigawatt ini akan sangat bergantung pada iklim investasi yang stabil. Salah satu pilar stabilitas tersebut adalah kepastian bahwa risiko-risiko pembangunan telah dialihkan kepada pihak penanggung yang kredibel. Para investor global tidak akan mengucurkan dana miliaran dolar jika proyek tersebut tidak memiliki strategi manajemen risiko asuransi yang memenuhi standar internasional. Di sinilah peran broker asuransi profesional menjadi sangat vital untuk menjembatani antara kebutuhan pengembang dan persyaratan ketat dari lembaga keuangan.

      Analisis Risiko Kerusakan Fisik Akibat Bencana Alam pada Area Konstruksi

      Indonesia merupakan negara dengan profil risiko alam yang sangat dinamis. Untuk proyek infrastruktur terbuka seperti PLTS, cuaca ekstrem dan aktivitas tektonik adalah ancaman nyata yang dapat menghancurkan ribuan panel dalam sekejap. Tanpa perlindungan yang dirancang khusus, satu kali bencana dapat melenyapkan modal kerja perusahaan Anda.

      Beberapa risiko alam yang wajib diwaspadai antara lain adalah

      1. Gempa Bumi dan Tsunami: Lokasi proyek di sepanjang pesisir atau area aktif tektonik memerlukan jaminan perluasan gempa bumi yang mencakup kerusakan pada struktur penyangga (mounting).
      2. Banjir Bandang dan Tanah Longsor: Perubahan fungsi lahan untuk ladang surya sering kali mengubah sistem drainase alami, yang jika tidak dikelola dengan asuransi yang tepat, dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kabel bawah tanah akibat genangan air atau pergerakan tanah.
      3. Angin Puting Beliung: Panel surya memiliki luas permukaan yang besar, sehingga sangat rentan terhadap tekanan angin kencang yang dapat menerbangkan modul dari rangkanya.

      Memahami bahwa setiap jengkal lahan memiliki karakteristik tanah yang berbeda, kami di L&G Insurance Broker melakukan pemetaan risiko geografis sebelum menentukan limit jaminan. Kami ingin memastikan bahwa saat musibah terjadi, Anda memiliki dana yang cukup untuk membangun kembali tanpa harus mencari pinjaman baru. Mengingat ketidakpastian iklim yang sulit diprediksi, memiliki perisai finansial yang sudah teruji adalah langkah paling bijaksana bagi para pimpinan proyek. Agar investasi Anda tetap aman di tengah ancaman bencana yang bisa datang kapan saja, sangat krusial bagi Anda untuk mendapatkan audit risiko yang mendalam dari ahlinya. 

      Bahaya Kegagalan Pemasangan dan Komisioning Mesin Pembangkit

      Salah satu risiko yang paling sering menyebabkan klaim besar dalam industri energi terbarukan adalah kegagalan pada tahap pemasangan atau erection. Jutaan sel surya yang tipis dan sensitif harus dipasang dengan presisi tinggi. Kesalahan manusia atau malfungsi alat berat selama proses instalasi dapat mengakibatkan kerusakan masal pada inventaris proyek.

      Risiko teknis yang sering muncul meliputi:

      1. Kerusakan selama Pengangkatan (Heavy Lifting): Inverter atau transformator berukuran besar yang terjatuh saat proses instalasi dapat menyebabkan kerugian miliaran rupiah dalam hitungan detik.
      2. Kesalahan Sambungan Sirkuit (Short Circuit): Arus pendek yang terjadi saat fase pengujian perdana dapat memicu kebakaran hebat di area gardu induk pembangkit.
      3. Kerusakan Mekanis pada Sistem Tracker: Kegagalan pada sistem motor penggerak panel surya yang mengakibatkan unit tidak dapat mengikuti arah matahari, sehingga efisiensi produksi listrik menurun drastis.

      L&G Insurance Broker merekomendasikan penggunaan polis EAR (Erection All Risk) dengan masa pengujian (testing and commissioning) yang memadai sesuai dengan jadwal manufaktur. Kami memastikan bahwa jika terjadi malfungsi saat api pertama atau daya pertama dialirkan, kerugian Anda tetap dalam jaminan perlindungan kami.

      Risiko Logistik dan Kerusakan Material saat Pengiriman Panel Surya

      Dibalik target 50 GW yang didorong oleh Rosan Roeslani, terdapat rantai logistik yang sangat rumit. Panel surya biasanya dikirim dari pabrik di luar negeri melalui perjalanan laut ribuan kilometer sebelum sampai di lokasi proyek terpencil di pelosok Indonesia. Kerusakan mikroskopis pada sel surya akibat guncangan kapal atau benturan saat bongkar muat sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun akan sangat menurunkan performa pembangkit di kemudian hari.

      Risiko logistik yang harus diantisipasi adalah:

      1. Marine Cargo Damage: Kerusakan fisik pada panel akibat badai di laut atau air laut yang masuk ke dalam kontainer.
      2. Inland Transit Risk: Risiko kecelakaan truk pengangkut saat melewati jalanan yang belum stabil menuju lokasi proyek PLTS.
      3. General Average: Kewajiban pemilik barang untuk ikut menanggung biaya penyelamatan kapal jika kapal pengangkut mengalami insiden besar di tengah laut.

      Kami sebagai broker asuransi akan membantu Anda menyusun asuransi pengiriman yang terintegrasi dengan asuransi konstruksi (Marine-to-Construction). Hal ini bertujuan agar tidak ada celah jaminan sejak barang meninggalkan gudang penjual hingga barang tersebut terpasang sempurna di lapangan.

      Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga dan Dampak Sosial Proyek

      Pembangunan infrastruktur berskala masif tidak jarang bersinggungan dengan kepentingan masyarakat sekitar atau infrastruktur publik lainnya. Risiko tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (Third Party Liability) wajib masuk dalam polis asuransi Anda untuk melindungi perusahaan dari tuntutan hukum yang tidak terduga.

      Potensi tuntutan hukum yang dapat timbul meliputi:

      Tanpa perlindungan CGL (Comprehensive General Liability) yang kuat, perusahaan pengembang harus menyediakan biaya pembelaan hukum dan kompensasi yang sangat besar dari kantong pribadi. Kami memastikan limit liabilitas dalam polis Anda cukup kuat untuk menghadapi skenario tuntutan hukum terburuk, sehingga nama baik perusahaan Anda tetap terjaga di mata pemerintah dan publik.

      Kerugian Finansial Akibat Keterlambatan Operasional Proyek

      Salah satu risiko yang paling ditakuti oleh investor dalam pembangunan pembangkit listrik adalah keterlambatan tanggal operasional komersial (Commercial Operation Date atau COD). Jika pembangunan terhambat karena adanya kerusakan fisik akibat kebakaran atau badai, maka perusahaan kehilangan potensi pendapatan dari penjualan listrik ke jaringan nasional.

      Asuransi Delay in Start-Up (DSU) atau Advance Loss of Profit (ALOP) adalah solusi kritis untuk risiko ini. Manfaat dari jaminan ini mencakup

      L&G Insurance Broker sangat berpengalaman dalam melakukan negosiasi periode kompensasi (indemnity period) yang akurat, sehingga neraca keuangan Anda tetap aman meskipun proyek menghadapi hambatan teknis yang berat di lapangan.

      Daftar Rekomendasi Risiko untuk Proteksi Maksimal Proyek PLTS

      Berdasarkan analisis risiko utama di atas, L&G memberikan daftar rekomendasi perlindungan asuransi yang wajib dipertimbangkan oleh setiap pengembang pembangkit tenaga surya guna memastikan seluruh celah risiko tertutup secara rapat:

      1. CAR/EAR (Construction/Erection All Risk): Ini adalah polis dasar yang wajib ada untuk menjamin kerusakan fisik pada seluruh infrastruktur proyek dari segala macam penyebab yang tidak dikecualikan secara spesifik.
      2. Marine Cargo with War Risk: Perlindungan material sejak dari pabrik luar negeri hingga sampai di pelabuhan Indonesia, termasuk risiko akibat konflik geopolitik di jalur pelayaran.
      3. Delay in Start-Up (DSU): Perlindungan terhadap risiko finansial yang timbul akibat keterlambatan operasional yang disebabkan oleh kerusakan fisik yang dijamin dalam polis CAR/EAR.
      4. Third Party Liability (CGL): Jaminan atas tuntutan hukum dari pihak ketiga terkait cedera badan atau kerusakan harta benda yang timbul dari aktivitas proyek.
      5. Professional Indemnity (PI): Perlindungan bagi pemilik proyek terhadap risiko kelalaian profesional dalam desain teknik atau perencanaan engineering oleh konsultan.
      6. CPM (Contractor’s Plant and Machinery): Perlindungan khusus untuk alat-alat berat milik kontraktor seperti crane, forklift, dan ekskavator selama berada di lokasi proyek.
      7. Sabotage and Terrorism: Mengingat PLTS merupakan aset vital nasional, perlindungan terhadap tindakan sabotase atau serangan terorisme sangat direkomendasikan.

      Kami membantu Anda meninjau setiap klausul dalam daftar ini agar selaras dengan kontrak EPC (Engineering, Procurement, and Construction) Anda, sehingga tidak ada tumpang tindih jaminan atau celah asuransi yang merugikan.

      Mengapa Broker Asuransi L&G Adalah Solusi Manajemen Risiko Terbaik

      Di tengah ambisi besar Indonesia mengejar 50 GW yang didukung penuh oleh Rosan Roeslani, pasar asuransi menjadi sangat selektif. Mengapa Anda harus memilih L&G Insurance Broker sebagai partner Anda? Jawabannya terletak pada dedikasi kami sebagai broker yang peduli dengan kepentingan Anda, bukan sekadar tenaga penjual.

      1. Negosiasi Rate Premi Termurah: Kami melakukan penawaran bersaing (market placing) ke berbagai penanggung asuransi Tier-1 untuk memastikan Anda mendapatkan biaya premi terendah tanpa mengorbankan kualitas jaminan.
      2. Audit Teknis dan Wording Polis: Kami membedah kata demi kata dalam kontrak asuransi Anda. Kami memastikan tidak ada klausul yang ambigu yang bisa digunakan perusahaan asuransi untuk menolak klaim Anda.
      3. Advokasi Klaim yang Agresif: Saat musibah terjadi, tim klaim kami akan berdiri di sisi Anda. Kami mendampingi survei, menyiapkan dokumen, dan berargumentasi teknis agar klaim Anda dibayarkan secara penuh dan tepat waktu.
      4. Pengetahuan Industri Terbarukan: Kami memahami anatomi risiko proyek PLTS, mulai dari sensitivitas panel hingga risiko kabel bawah tanah, sehingga rekomendasi kami selalu tepat sasaran.

      Strategi Proteksi Investasi Energi Terbarukan

      Mewujudkan kemandirian energi melalui target 50 GW adalah visi mulia yang harus diproteksi dengan manajemen risiko kelas dunia. Kepastian perlindungan melalui asuransi yang komprehensif adalah kunci untuk menjaga kepercayaan investor dan memastikan setiap rupiah investasi Anda tidak hilang begitu saja akibat insiden yang tidak terduga.

      L&G Insurance Broker berkomitmen untuk terus mendukung transisi energi Indonesia dengan memberikan solusi asuransi yang transparan, kompetitif, dan berorientasi pada kepentingan nasabah. Mari bersama-sama kita pastikan bahwa setiap proyek pembangunan energi surya di tanah air memiliki pondasi perlindungan yang kokoh demi masa depan yang lebih berkelanjutan.

      Dapatkan Simulasi Premi Sekarang untuk audit risiko Anda bersama pakar L&G Insurance Broker. Hubungi WhatsApp kami :

      HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773 (PANGGILAN – WHATSAPP – SMS)

      Website: lngrisk.co.id 

      Email: halo@lngrisk.co.id

      dan pastikan setiap unit panel serta infrastruktur pembangkit Anda terlindungi secara maksimal mulai hari ini.

      Disclaimer
      Informasi dalam website ini bertujuan untuk edukasi, berbagi wawasan, dan pengalaman di bidang manajemen risiko dan asuransi. Konten tidak dimaksudkan untuk mengajari, menyalahkan, menuduh, atau merugikan pihak mana pun. Jika terdapat kesamaan nama, tempat, waktu, atau peristiwa lain, hal tersebut tidak disengaja. Kami memohon maaf apabila ada pihak yang merasa kurang berkenan. Seluruh keputusan atau tindakan berdasarkan informasi di situs ini merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya. Kami tidak menjamin kelengkapan, keakuratan, atau hasil dari penggunaan informasi ini. Untuk kebutuhan spesifik, silakan berkonsultasi dengan profesional yang kompeten.

      Terhubung dengan kami

      Tanya Meli Sekarang Juga!

      Hubungi Meli di halo@lngrisk.co.id atau melalui alternatif chat WhatsApp.