Rugi Rp20 Miliar Akibat Banjir Gudang, Apakah Property All Risk Insurance Menjamin?
Silakan konsultasikan kebutuhan asuransi anda bersama kami
Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sering kali dianggap sebagai fenomena alam biasa bagi sebagian orang. Namun, bagi pemilik bisnis logistik dan manufaktur, suara hujan adalah alarm kecemasan yang nyata. Faktanya adalah, genangan air setinggi 50 cm saja sudah cukup untuk melumpuhkan stok barang siap kirim dan menghancurkan mesin-mesin operasional yang sensitif dalam hitungan jam.
Bayangkan Anda datang ke gudang di pagi hari dan menemukan stok barang senilai Rp20 Miliar mengapung di atas air keruh. Barang-barang elektronik konsumsi, bahan baku tekstil, atau produk farmasi yang seharusnya dikirim ke pelanggan kini berubah menjadi sampah tak bernilai. Dampaknya tidak main-main, selain kehilangan aset fisik, reputasi bisnis Anda di mata klien kini berada di ujung tanduk. Banyak pemilik bisnis merasa tenang karena merasa sudah memiliki polis PAR (Property All Risk), namun banyak yang salah sangka dan menganggap semua jenis kerusakan akibat air otomatis dijamin.
Jangan tunggu sampai aset Anda hanyut. Sebelum melanjutkan, pastikan proteksi Anda sudah tepat. Dapatkan simulasi premi hari ini untuk jaminan banjir yang pasti. Hubungi WhatsApp kami di 0811-8507-773 atau email ke halo@lngrisk.co.id
Kerugian akibat banjir di gudang tidak pernah hanya berhenti pada nilai barang yang basah. Untuk aset senilai Rp20 Miliar, struktur kerugiannya jauh lebih kompleks:
Ini adalah pertanyaan paling krusial bagi setiap pemilik asuransi properti. Secara terminologi, Property All Risk (PAR) memang menjamin “semua risiko” kecuali yang dikecualikan secara eksplisit. Namun, dalam praktek asuransi di Indonesia, jaminan banjir sering kali memerlukan perluasan khusus yang harus diperiksa detailnya.
Agar kerugian akibat banjir dijamin, polis PAR Anda harus memiliki perluasan TSFWD. Tanpa klausul ini, perusahaan asuransi dapat menolak klaim banjir Anda dengan alasan bahwa banjir adalah risiko bencana alam yang memerlukan premi tambahan di luar jaminan standar.
Banyak klaim bermasalah karena perbedaan definisi. Menurut standar asuransi di Indonesia, banjir haruslah berupa genangan air yang bersifat masif dan berasal dari luar bangunan. Jika air masuk hanya karena atap bocor akibat kurang perawatan, hal ini sering kali dianggap sebagai kelalaian pemeliharaan, bukan “banjir” yang dijamin oleh asuransi gudang.
Meskipun Anda memiliki perluasan banjir, klaim sebesar Rp20 Miliar akan diperiksa secara sangat ketat oleh Loss Adjuster. Berikut adalah beberapa titik lemah yang sering membatalkan klaim:
Untuk aset yang memiliki fluktuasi jumlah barang, Anda memerlukan strategi dari perspektif broker profesional:
Mengelola asuransi stok gudang senilai puluhan miliar memerlukan ketelitian teknis yang tinggi. L&G Insurance Broker memastikan Anda tidak hanya “membeli polis”, tapi “membeli kepastian”.
Rugi Rp20 Miliar akibat banjir bukan hanya soal kehilangan barang, tapi soal kelangsungan masa depan bisnis Anda. Jangan biarkan asuransi gudang Anda menjadi sia-sia hanya karena salah satu klausul kecil yang terabaikan. Pastikan setiap rupiah stok barang Anda memiliki jaring pengaman yang kuat.
Jangan biarkan stok barang Anda senilai Rp20 Miliar hanyut terbawa banjir tanpa kepastian perlindungan. Dapatkan simulasi premi hari ini dan audit jaminan banjir Anda bersama L&G Insurance Broker.
Hubungi kami melalui WhatsApp di 0811-8507-773 atau email ke halo@lngrisk.co.id sekarang juga.
L&G Insurance Broker – Pendamping Setia Manajemen Risiko Bisnis Anda.
Terhubung dengan kami
Hubungi Meli di halo@lngrisk.co.id atau melalui alternatif chat WhatsApp.