Apa perbedaan Bank Garansi (BG) dengan Letter of Credit (LC)?


Apa perbedaan Bank Garansi (BG) dengan Letter of Credit (LC)?


Masih banyak diantara kita yang belum paham perbedaan antar Bank Garansi dengan Letter of Credit.

Hal ini dapat dimaklumi karena penggunaan Bank Garansi dan Letter of Credit hanya untuk keperluan transaksi keuangan. Keduanya termasuk ke dalam financial instrument atau instrumen keuangan.

Sebagai perusahaan broker asuransi kami perlu memahami kedua hal ini karena ini menyangkut keperluan dari nasabah kami. 

Untuk itu kali ini kami ingin menjelaskan perbedaan antara BG dan LC kepada Anda, semoga penjelasan ini bermanfaat.

Perlu Anda ketahui bahwa Bank Garansi dan Letter of Credit keduanya merupakan janji dari lembaga keuangan bahwa peminjam akan dapat membayar hutangnya kepada pihak lain, tidak peduli apa keadaan keuangan debitur. 

Meskipun berbeda, baik bank garansi maupun letter of credit meyakinkan pihak ketiga bahwa jika pihak peminjam tidak dapat membayar kembali hutangnya, lembaga keuangan yang akan turun tangan atas nama peminjam.

Dengan memberikan dukungan keuangan untuk pihak peminjam (seringkali atas permintaan yang lain), jaminan ini berfungsi untuk mengurangi faktor risiko, mendorong transaksi untuk terus dilanjutkan. Tetapi cara kerja keduanya sedikit berbeda dan dalam situasi yang berbeda.

Letter of credit sangat penting dalam perdagangan internasional karena adanya jarak, undang-undang yang berbeda di negara-negara asal perusahaan, dan kesulitan para pihak bertemu secara langsung.

 Pada umumnya letter of credit terutama digunakan dalam transaksi global, bank garansi sering digunakan dalam kontrak real estat dan proyek konstruksi. 

Catatan penting:

  1. Bank garansi adalah janji dari lembaga pemberi pinjaman yang memastikan bank akan membayar jika debitur tidak dapat menutupi hutang.
  2. Letter of credit juga merupakan janji keuangan atas nama satu pihak dalam suatu transaksi dan sangat signifikan dalam perdagangan internasional.
  3. Jaminan bank sering digunakan dalam kontrak real estat dan proyek infrastruktur, sedangkan letter of credit terutama digunakan dalam transaksi global.

Bank Garansi

Bank Garansi merupakan kewajiban kontraktual yang lebih signifikan bagi bank daripada letter of credit. Jaminan bank, seperti letter of credit, menjamin sejumlah uang kepada penerima manfaat. 

Bank hanya membayarkan dana sejumlah itu jika pihak lawan tidak memenuhi kewajiban yang ditentukan oleh kontrak. Jaminan tersebut pada dasarnya dapat digunakan untuk mengasuransikan pembeli atau penjual dari kerugian atau karena kerusakan yang dilakukan oleh pihak lain dalam suatu kontrak.

Bank Garansi melindungi kedua belah pihak dalam perjanjian kontraktual dari risiko kredit. 

Misalnya, perusahaan konstruksi dan pemasok semennya dapat menandatangani kontrak untuk membangun mal. Kedua belah pihak mungkin harus mengeluarkan jaminan bank untuk membuktikan bonafide dan kemampuan keuangan mereka. 

Jika pemasok gagal mengirimkan semen dalam waktu yang ditentukan, perusahaan konstruksi akan memberitahu bank, yang kemudian membayar perusahaan jumlah yang ditentukan dalam jaminan bank.

Jenis Bank Garansi

Jaminan bank sama seperti jenis instrumen keuangan lainnya. Misalnya, jaminan langsung dikeluarkan oleh bank baik dalam bisnis domestik maupun asing. Jaminan tidak langsung biasanya dikeluarkan ketika subjek jaminan adalah lembaga pemerintah atau entitas publik lainnya.

Jenis Bank Garansi yang paling umum meliputi:

  • Shipping guarantees

Jaminan ini diberikan kepada pengangkut untuk pengiriman yang tiba sebelum dokumen apa pun diterima.

  • Loan guarantees 

Lembaga yang mengeluarkan jaminan pinjaman berjanji untuk mengambil kewajiban keuangan jika peminjam gagal bayar.

  • Advanced payment guarantees

Jaminan ini digunakan untuk mendukung kinerja kontrak. Pada dasarnya, jaminan ini merupakan bentuk jaminan untuk mengganti uang muka jika pemilik proyek atau penjual tidak menyediakan barang yang ditentukan dalam kontrak.

  • Confirmed payment guarantees

Dengan adanya kewajiban yang tidak dapat dibatalkan ini, jumlah tertentu dibayarkan oleh bank kepada penerima manfaat atas nama klien pada tanggal tertentu.

Bank garansi umumnya digunakan oleh kontraktor sedangkan letter of credit dikeluarkan untuk perusahaan importing dan exporting.

  • Letter of Credit

Kadang-kadang LC juga disebut sebagai kredit dokumenter, letter of credit berfungsi sebagai surat promes dari lembaga keuangan.

LC menjamin pembayaran pembeli kepada penjual atau pembayaran peminjam kepada pemberi pinjaman akan diterima tepat waktu dan untuk jumlah penuh. 

LC juga menyatakan bahwa jika pembeli tidak dapat melakukan pembayaran atas pembelian, bank akan menanggung jumlah penuh atau sisa yang terutang.

Letter of credit merupakan kewajiban yang dilakukan oleh bank untuk melakukan pembayaran setelah kriteria tertentu terpenuhi. 

Setelah persyaratan ini selesai dan dikonfirmasi, bank akan mentransfer dana. Letter of credit memastikan pembayaran akan dilakukan selama layanan dilakukan. 

Letter of credit pada dasarnya menggantikan kredit bank dengan kredit kliennya, memastikan pembayaran yang benar dan tepat waktu.

Misalnya, perusahaan produsen kabel dari Indonesia menerima pesanan dari klien baru, perusahaan asal Kanada. Karena perusahaan kabel tidak mengetahui apakah klien baru ini dapat memenuhi kewajiban pembayarannya, ia meminta letter of credit disediakan dalam kontrak pembelian.

Perusahaan pembeli mengajukan letter of credit di bank yang sudah memiliki dana atau line of credit (LOC). 

Bank yang menerbitkan letter of credit menahan pembayaran atas nama pembeli sampai menerima konfirmasi bahwa barang dalam transaksi telah dikirim. 

Nah setelah barang dikirim, bank akan membayar perusahaan kabel setelah jatuh tempo selama ketentuan kontrak penjualan terpenuhi, seperti pengiriman sebelum waktu tertentu atau konfirmasi dari pembeli bahwa barang diterima tanpa rusak.

Jenis-jenis Letter of Credit

Sama seperti bank garansi, letter of credit juga bervariasi berdasarkan kebutuhan mereka. Berikut ini adalah beberapa letter of credit yang paling banyak digunakan:

  • Irrevocable letter of credit 

Untuk memastikan pembeli berkewajiban kepada penjual.

  • Confirmed letter of credit 

LC ini berasal dari bank kedua, yang menjamin surat itu ketika yang pertama memiliki kredit yang dipertanyakan. Bank konfirmasi memastikan pembayaran jika perusahaan atau bank penerbit gagal bayar atas kewajiban mereka.

  • Import letter of credit 

LC ini memungkinkan importir untuk segera melakukan pembayaran dengan memberi mereka uang muka jangka pendek.

  • Export letter of credit

Memberitahukan kepada bank pembeli bahwa mereka sudah bisa membayar kepada penjual, dengan syarat bahwa persyaratan yang ada di dalam kontrak sudah terpenuhi.

  • Revolving letter of credit 

Memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menarik dana sesuai dengan jumlah yang sudah disepakati dan dalam jangka waktu yang disepakati. 

Pertimbangan Khusus

Baik bank garansi maupun letter of credit berfungsi untuk mengurangi risiko dalam perjanjian atau kesepakatan bisnis. 

Para pihak lebih mudah untuk menyetujui transaksi karena mereka memiliki kewajiban yang lebih sedikit ketika letter of credit atau bank garansi aktif. Perjanjian ini sangat penting dan berguna dalam apa yang seharusnya menjadi transaksi berisiko seperti real estat tertentu dan kontrak perdagangan internasional.

Bank akan menyaring klien yang tertarik dengan salah satu dokumen ini secara menyeluruh. 

Setelah bank menentukan bahwa pemohon layak kredit dan memiliki risiko yang wajar, batas moneter ditempatkan pada perjanjian. 

Bank setuju untuk diwajibkan hingga, tetapi tidak melebihi, batas. Ini melindungi bank dengan memberikan ambang risiko tertentu.

Perbedaan utama lainnya antara bank garansi dan letter of credit terletak pada pihak-pihak yang menggunakannya. 

Bank garansi biasanya digunakan oleh kontraktor yang menawar proyek-proyek besar. Dengan memberikan bank garansi, kontraktor memberikan bukti kredibilitas keuangannya. 

Intinya, jaminan meyakinkan entitas di balik proyek itu cukup stabil secara finansial untuk mengambilnya dari awal hingga akhir.

Bagaimana cara menghindari kekecawaan untuk transaksi Gank Garansi?

Karena fungsi Bank Garansi sangat penting di dalam sebuah transaksi pekerjaan konstruksi dimana jika Jaminan Tender yang disediakan tidak sesuai dengan yang diminta maka akan berakibat kontrak menjadi batal.

Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati sejak dari awal proses penerbitan Bank Garansi. Ketika Anda membutuhkan Bank Garansi hubungilah perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Terus terang, belakangan ini banyak perusahaan yang mengaku seperti broker yang menawarkan Bank Garansi dan asuransi garansi akan tetapi perusahaan tersebut ternyata tidak terdaftar di OJK.

Untuk membuktikannya silahkan cek nama perusahaan tersebut di di website Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Pialang Reasuransi Indonesia (APPARINDO) atau di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Jika nama perusahaan tersebut tidak ada, maka mereka bukan perusahaan broker asuransi resmi.

Apa resikonyo jika Anda tidak menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang resmi terdaftar di OJK?

  1. Anda tidak mendapatkan pelayanan dari ahli asuransi resmi yang mempunyai sertifikat keahlian yang diakui oleh OJK dan Badan Nasional Sertikasi Profesi Departemen Tenaga Kerja (BNSP)
  2. Ketika broker illegal itu melakukan kesalahan maka Anda tidak mendapatkan perlindungan asuransi. Sementara perusahaan broker asuransi resmi wajib mempunyai asuransi Professional Liability yang akan melindungi Anda sebagai nasabahnya jika terjadi kesalahan dari broker asuransi.
  3. Anda tidak mendapat kepastian penggantian jika terjadi dispute dengan broker asuransi illegal karena tidak ada kepastian tentang kemamupuan keuangannya. Sementara broker asuransi mempunyai modal disetor wajib sebesar Rp. 3 milyar yang sewaktu-waktu siap dicairkan jika mereka gagal dalam menjalankan usahanya. 
  4. Broker asuransi resmi diawasi secara ketat oleh OJK, minimal 4 bulan sekali harus mengirimkan laporan resmi tentang kondisi perusahaan.

 


Jika dilihat dari segi fungsinya antara surety bond dan bank garansi, sebenarnya tidak ada perbedaannya. Yang membedakannya adalah pihak penerbitnya. Surety Bond diterbitkan oleh perusahaan asuransi sedangkan Bank Garansi diterbitkan oleh bank.

Dari segi biaya dan persyaratannya Surety Bond lebih mudah dan sederhana. Tapi kebanyakan pemberi kerja lebih mengutamakan Bank Garansi karena dirasa lebih aman (secured) karena dapat segera dicairkan ketika persyaratan untuk pencairan sudah terpenuhi. Sementara Surety Bond diperlukan proses klaim sebelum diputuskan untuk dicairkan.

Ingin bertanya ke Call Center L&G Risk?

Coba langkah-langkah selanjutnya berikut:
Ajukan pertanyaan dengan mengirim pesan/email
Isi Form Pertanyaan  
Hubungi kami melalui
Hotline 24jam (Call/Chat/SMS)

Whatsapp Kami 0811-8507-773 

   Kembali ke Glosari Asuransi
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Contact the Expert
0812-8401-9840
Whatsapp 24/7
0811-8507-773
Contact the Expert
0812-8401-9840
Call Center 24/7
0811-8507-773
Hi...
OJK Registered KEP-667/KM.10/2012
Or
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Hi...
Or
OJK Registered KEP-667/KM.10/201
Welcome to the Indonesia's leading insurance broker.
Looking for HIGH QUALITY Insurance
at a LOW COST ?
Contact Us NOW!
Thank You
We will call you immediately
Thank You
We will call you immediately
error: Alert: Content selection is disabled!!