L&G Risk Registered by Otoritas Jasa Keuangan KEP-667/KM.10/2012

Ingin Perlindungan Terbaik untuk Proyek atau Bisnis Anda?

Tinggalkan pesan Anda, kami akan membantu menyiapkan solusi yang tepat.
Atau silakan kirimkan ke email : halo@lngrisk.co.id

    OJK Registered KEP-667/KM.10/2012
    Ingin Perlindungan Terbaik untuk Proyek atau Bisnis Anda?
    Tinggalkan pesan Anda, kami akan membantu menyiapkan solusi yang tepat.

    Asuransi Business Interruption

    Silakan konsultasikan kebutuhan asuransi anda bersama kami

    previous

    Ketika Pengusaha Vietnam Di Indonesia memenangkan tender pembangunan fasilitas logistik di Batam, semuanya berjalan sesuai jadwal. Proyek berjalan cepat, struktur utama selesai lebih awal, dan pemilik proyek memuji efisiensi tim. Namun empat bulan sebelum penyelesaian, badai besar menghantam wilayah tersebut.

    Konstruksi atap rusak, tower crane tumbang, dan material proyek tersapu angin. Dalam satu malam, progres 6 bulan hilang begitu saja.

    Proyek terancam gagal. Investor Vietnam panik, karena kontrak mengatur penalti keterlambatan yang sangat besar.

    Tetapi kejadian buruk itu segera berubah menjadi cerita penyelamatan. Mereka telah dilengkapi polis Contractors All Risks (CAR) dan Third Party Liability (TPL) yang disusun oleh broker asuransi Indonesia, sehingga klaim dapat diproses cepat.

    Hasilnya, nilai kerusakan Rp 28 miliar dibayar penuh oleh perusahaan asuransi dan reasuransi yang mendukung proyek tersebut. Proyek tidak hanya kembali berjalan, tetapi selesai tepat waktu.

    Cerita ini menegaskan:

    Aset dan proyek pengusaha Vietnam di Indonesia hanya aman jika dilindungi asuransi yang tepat, dikelola oleh broker yang kompeten.

    Mengapa Investor Vietnam Makin Banyak Masuk ke Indonesia

    Indonesia menjadi destinasi utama pengusaha Vietnam karena:

    1. Populasi terbesar di ASEAN → pasar konsumen raksasa
    2. Pertumbuhan industri manufaktur, logistik, dan digital sangat cepat
    3. Kawasan industri tersebar di Jawa, Batam, Sumatra, dan Sulawesi
    4. Hub logistik maritim yang strategis
    5. Stabilitas politik dan regulasi investasi yang semakin baik

    Perusahaan Vietnam berinvestasi di berbagai sektor:

    1. Manufaktur elektronik
    2. Semikonduktor
    3. Infrastruktur logistik
    4. Konstruksi dan EPC
    5. Energi terbarukan
    6. Tekstil & garment
    7. Teknologi digital
    8. Perdagangan ekspor–impor

    Namun, semua sektor tersebut mengandung risiko besar yang bisa menghentikan bisnis seketika jika tidak dikelola dengan baik.

    Risiko Aset dan Proyek yang Wajib Diwaspadai Pengusaha Vietnam

    Berikut risiko terbesar yang hampir selalu muncul dalam operasional dan proyek:

    Risiko Aset Tetap (Property Risks)

    Termasuk gedung pabrik, gudang, kantor, dan fasilitas produksi.

    Risikonya:

    Banyak kawasan industri Indonesia berada di area rawan banjir atau gempa, membuat perlindungan aset menjadi prioritas utama.

    Risiko Proyek Konstruksi (Construction Risks)

    Jika perusahaan Vietnam menjalankan pembangunan pabrik, gudang, atau infrastruktur, risikonya meliputi:

    Proyek konstruksi di Indonesia sering menghadapi variabilitas cuaca, sehingga perlindungan CAR/EAR wajib ada.

    Risiko Bisnis dan Operasional

    Meliputi:

    1. Kerusakan mesin produksi
    2. Gangguan operasional yang menghentikan produksi
    3. Pemadaman listrik berkepanjangan
    4. Ketergantungan pada pemasok tunggal

    Inilah risiko operasional tanpa perlindungan dapat mengakibatkan kerugian miliaran rupiah.

    Risiko Tanggung Gugat (Liability Risks)

    Risiko yang paling sering diremehkan pengusaha baru:

    1. Tuntutan pihak ketiga atas cedera atau kerusakan
    2. Klaim karyawan akibat kecelakaan kerja
    3. Tuntutan atas kesalahan profesional
    4. Tanggung jawab direktur dan manajemen

    Di Indonesia, biaya hukum dan kompensasi atas kecelakaan dapat sangat tinggi.

    Risiko Logistik & Perdagangan (Marine & Transit Risks)

    Barang di Indonesia dapat rusak akibat:

    1. Pengiriman darat dengan truk bermasalah
    2. Kapal tua atau cuaca buruk
    3. Penanganan yang buruk di pelabuhan
    4. Pencurian atau pembongkaran ilegal (prone cargo theft)

    Perusahaan logistik dan manufaktur Vietnam sangat bergantung pada supply chain yang stabil—dan itu hanya mungkin jika barang diasuransikan dengan baik.

    Solusi Asuransi yang Harus Dimiliki Pengusaha Vietnam

    Untuk menutup risiko-risiko tersebut, berikut solusi asuransi yang paling tepat:

    1. Property All Risks (PAR): Menjamin semua kerusakan aset kecuali yang dikecualikan.
    1. Industrial All Risks (IAR): Versi lebih lengkap untuk pabrik dan industri besar.
    1. Contractors All Risks (CAR): Untuk proyek konstruksi—wajib untuk perusahaan EPC Vietnam.
    1. Erection All Risks (EAR): Untuk instalasi mesin, power plant, line production, dan high-tech installation.
    1. Machinery Breakdown (MB): Menjamin kerusakan tiba-tiba pada mesin.
    1. Business Interruption (BI): Mengganti kerugian finansial akibat terhentinya operasi.
    1. Marine Cargo Insurance: Untuk barang impor, ekspor, dan distribusi nasional.
    1. Comprehensive General Liability (CGL): Perlindungan dari klaim pihak ketiga: cedera, kerusakan properti, dll.
    1. Product Liability Insurance: Wajib jika perusahaan Vietnam memproduksi barang konsumen.
    1. Professional Indemnity (PI): Untuk konsultan teknik, IT, engineering, arsitektur, dll.
    1. Directors & Officers Liability (D&O): Melindungi direksi/manajemen dari tuntutan hukum.
    1. Cyber Insurance: Sangat penting untuk fintech, IT, e-commerce, atau cloud service.

    Keunggulan Asuransi Indonesia bagi Investor Vietnam

    Investor sering bertanya: “Apakah perusahaan asuransi Indonesia cukup kuat?”

    Jawabannya: YA.

    Ada tiga alasan utama:

    Pengawasan Ketat OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

    Melalui regulasi:

    1. UU No. 40/2014
    2. POJK 69/2016 (usaha asuransi)
    3. POJK 71/2016 (solvabilitas)

    OJK memastikan seluruh perusahaan asuransi memiliki:

    1. cadangan klaim yang cukup,
    2. rasio solvabilitas minimal 120%,
    3. transparansi laporan keuangan.
    1. Didukung Reasuransi Internasional

    Perusahaan asuransi Indonesia direasuransikan ke:

    1. Lloyd’s of London
    2. Munich Re
    3. Swiss Re
    4. Hannover Re
    5. Korean Re

    Artinya, jika terjadi klaim besar miliaran atau puluhan miliar, pembayaran tetap dijamin.

    Produk Asuransi Mengikuti Standar Global

    POJK No. 23/2015 mewajibkan semua produk mengikuti standar internasional dan proses persetujuan regulator.

    Mengapa Pengusaha Vietnam Wajib Menggunakan Broker Asuransi Indonesia

    Peraturan POJK No. 70/2020 menegaskan:

    Broker asuransi adalah wakil tertanggung, bukan wakil perusahaan asuransi.

    Itulah sebabnya pengusaha Vietnam sebaiknya tidak membeli asuransi langsung.

    Broker akan:

    1. Menilai risiko usaha secara menyeluruh
    2. Menentukan jenis asuransi yang tepat
    3. Membuat desain proteksi terbaik
    4. Memilih perusahaan asuransi terbaik (dari >70 perusahaan)
    5. Menegosiasikan premi dan wording polis
    6. Mengelola endorsement, perubahan, dan renewal
    7. Mendampingi klaim hingga pembayaran selesai
    8. Memberikan edukasi risk management kepada klien

    Tanpa broker, risiko salah beli polis sangat besar, dan klaim sering bermasalah.

    Contoh Kasus Nyata – Bagaimana Asuransi Melindungi Proyek Vietnam

    Perusahaan Vietnam mengerjakan proyek tower industri di Jawa Tengah.
    Saat instalasi, crane mengalami malfunction dan menimpa struktur baja.

    Kerugian:

    1. Struktur utama rusak: Rp 11 miliar
    2. Alat crane rusak: Rp 3 miliar
    3. Keterlambatan proyek selama 45 hari

    Karena proyek tersebut didukung polis:

    1. EAR Insurance
    2. Third Party Liability

    Dan programnya didesain oleh broker asuransi berpengalaman, klaim Rp 14 miliar dibayar penuh.

    Proyek selesai tanpa masalah hukum dan tanpa tambahan modal dari investor.

    Keunggulan L&G Insurance Broker untuk Pengusaha Vietnam

    L&G merupakan broker asuransi yang telah mendampingi banyak perusahaan multinasional dari:

    1. Malaysia
    2. Singapura
    3. China
    4. India
    5. Korea
    6. Eropa
    7. dan kini siap melayani perusahaan Vietnam

    Keunggulan L&G:

    1. Pengalaman 30 tahun di industri risiko besar
    2. Spesialisasi EPC, pabrik, energi, logistik, dan mining
    3. Menangani klaim besar dengan sukses
    4. Sistem digital LIGASYS yang efisien
    5. Tim underwriting dan klaim yang berpengalaman
    6. Jaringan luas dengan seluruh perusahaan asuransi besar Indonesia

    Dengan L&G, investor Vietnam tidak hanya membeli polis, tetapi mendapatkan mitra strategis perlindungan risiko.

    Penutup

    Indonesia memiliki peluang besar bagi pengusaha Vietnam, namun risiko operasional, aset, dan proyek juga besar.

    Dengan perlindungan asuransi yang tepat—dan didampingi broker profesional—investor dapat fokus pada ekspansi tanpa takut kerugian mendadak.

    Lindungi aset, proyek dan masa depan bisnis Anda. L&G Insurance Broker siap mendampingi setiap langkah Anda di Indonesia.

     

    Disclaimer 

    Nama, tempat, dan contoh kasus dalam artikel ini bersifat fiktif dan hanya digunakan untuk tujuan edukasi bagi pengusaha dan investor Vietnam yang beroperasi di Indonesia. Informasi yang disampaikan tidak menggantikan nasihat profesional dan dapat berbeda sesuai kondisi bisnis, lokasi proyek, jenis industri, serta kebijakan perusahaan asuransi. Untuk rekomendasi resmi, analisis risiko, atau penyusunan program asuransi yang akurat, silakan berkonsultasi langsung dengan L&G Insurance Broker.

    JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN AMANKAN FINANCIAL DAN BISNIS ANDA DENGAN ASURANSI YANG TEPAT.

    HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773 (PANGGILAN – WHATSAPP – SMS)

    Website: lngrisk.co.id 

    Email: halo@lngrisk.co.id 

    Connect With Us

    Talk to Our Team

    Phone +62 811-8507-773

    Free Chat / Call

    Chat via WhatsApp